Ahok Dipenjara Karena Korban Politik?

0
1201
Ahok
Copyright©BBC

Ahok Dipenjara Karena Korban Politik?

Indowarta.com – Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat kali ini berkomentar mengenai sistem hukum di Indoensia. Djarot menilai jika sistem hukum dan pengadilan di negara ini seharusnya perlu dilakukan evaluasi kembali. Dikatakan seprti itu terkait dengan kasus yang menjerat Bauski Thahaja Purnama alias Ahok beberapa waktu lalu.

Djarot mengatakan dari kasus Gubernur DKI nonaktif itulah perlu dilakukan evaluasi mengenai pengadilan Indonesia. Pasalnya jika dirinci kasus dugaan penodaan agama yang dilakukan oleh Ahok hingga dirinya dipenjara itu menurut Djarot hanyalah menjadi korban politik.

Sedangakan megenai banding Ahok, melalui keluarganya banding itu dibatalan dan menarik ajuan banding tersebut. Djarot pun juga ikut mendukung apapaun yang dilakukan oleh pihak keluarga. Hal ini disampaiakan Djarot saat dimintai keterangan wartawan saat berada di Jakarta Selasa, 23 Mie 2017 lalu.

‘Penarikan ajuan banding itu saya mendapat informasi merupakan keputusan keluarga dan saya pun menerima itu. Namun setelah saya mengkajinya Pak Ahok merupakan salah satu korban politik’ ujarnya.

Ahok
Copyright©vipbandar

Semenetara itu seperti diketahui jika sebelumnya Ahok menyatakan mencabut gugatan banding dan memutuskan menerima hukuman yang dijatuhkan oleh majelis hakim. Keputusan itu dambil keluarga dan sudah berkoordinasi dengan sejumlah pengacara Ahok guna mengurangi tekanan-tekanan dari sejumlah pihak.

Basuki Thahaja Purnama mencabut bandingnya melalui surat yang ditulisnya ditahanan kemudian dibacakan istrinya, Veronica Tan. Menurut Veronica sendiri dirinya mendukung sepenuhnya apa yang menjadi keputusan suaminya tersebut saat itu. Bahkan keluarga Ahok sendiri mendukung jika Mantan Bupati Belitung Timur tersebut di penjara 2 tahun.

Veronica saat itu mengungkapakan jika pihak keluarga merasa sudah cukup dan tak ingin melanjutkan dengan banding agar permasalahan tidak timbul kembali. ‘Kami sekeluarga merasa cukup mulai dari Bapak (Ahok) menjadi gubernur hingga menjadi tersangka. Jika menlanjutkan apa yang kami lakukan dan saya serta anak-anak mendukung supaya menjalani hukuman ini’ ujrnya.

Seperti diketahui jika Ahok mengajukan banding setelah dibacakan vonis dua tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Namun akhirnya Ahok memalui keluarga serta pengacarnya mencabut banding dan meilih menjalankan hukuman. Ahok sendiri memilih menghormati pengadilan dan memaklumi dengan keputusan hakim karena saat itu meruapakan keputusan yang sulit untuk diambil.

baca juga :  Berita Terkini: Ahok Kembalikan Sisa Uang Operasional Senilai Rp 1.2 Miliar!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here