Berita Hari Ini : Keluarkan Jargon Baru, GoJek Dinilai memaksakan Penumpang ?

0
1598
Gojek

Berita Hari Ini : Keluarkan Jargon Baru, GoJek Dinilai memaksakan Penumpang ?

indowarta.com– Nadiem Markarim, direktur Gojek mengajak seluruh pengemudi UberMotor dan Grab untuk bergabung di perusahaannya. Ajakan tersebut disamapaikan langsung melalui video yang diunggah di akun youtube gojek pada Kamis 21 April 2016.

Pihak Gojek baru saja meluncurkan program bertajuk “Kembali ke Merah Putih”. Program tersebut bertujuan untuk mengajak pengemudi UberMotor dan Grab agar pindah ke Gojek.

Dalam videonya yang diunggah ke Youtube, pria lulusan Harvad Business School ini juga bersumbar mengenai keunggulan dari Gojek dibanding dengan kompetitor lainnya. Dengan Tarif gross Rp 2.500 per kilometer, bonus harian yang bisa menyampai Rp 100.000 dan juga puluhan ribu order Go-Food dan Go-Mart, Gojek merupakan opsi terbaik di Jakarta.

Tak hanya menempatkan embel-embel “merah-putih”, Direktur Gojek ini juga menambahkan beberapa jargon nasionalisme dalam pesannya.

Gojek

Jargon tersebut adalah “Apa pun keputusannya, Anda sudah menjadi pahlawan jalanan di Jakarta, jangan lupakan itu. Namun, jika Anda punya keinginan membela negara, jika Anda punya semangat ’45 yang ingin berkobar, gabunglah dengan karya anak bangsa,”.

Sebelum itu, pada Juli 2015 Nadiem juga pernah melontarkan ajakan serupa. Seluruh pengemudi Grabbike akan dimasukkan secara langsung. Kalau anda cinta Indonesia, tolong masuk ke dalam Gojek. Gojek akan menerima dengan tangan terbuka. Saat itu pernyataan Nadiem disambut sentimen negatif oleh para netizen.

Rupanya hal tersebut akan terulang. Sejumlah akun media sosial terlihat mempertanyakan jargon-jargon nasonalisme yang dipakai oleh Gojek.

Selama ini Gojek tercatat menerima investasi dari dalam maupun luar negeri. Terdapat investor asing yang menyokong dana Gojek yaitu Northstar Group dari Singapura dan Sequoia dari Amerika Serikat.

Melalui anak perusahaannya yang bernama NSI Ventures, Northstar Group menanamkan modalnya. Pendiri Northstar Group yaitu Patrick Walujo menyatakan bahwa pihaknya membantu Gojek semenjak awal pengembangannya.

Berdasarkan catatan Bareksa, total investasi yang diberikan Northstar adalah sekitar USD 200 juta atau sekitar Rp 480 miliar. Modal tersebut diberikan Northstar Group secara bertahap selama beberapa tahun terakhir.

baca juga :

Berita Hari Ini : Asa Wiwin ‘Lady GoJek’ Ini Tak Pernah Padam Meski Ujian Hidup Yang berat Menimpa Dirinya !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here