Tebarkan Ancaman Bom di Masjid Istiqlal, Iyus Dijerat UU Terorisme!

0
517
Ilustrasi penjara
Copyright ©Suara

Tebarkan Ancaman Bom di Masjid Istiqlal, Iyus Dijerat UU Terorisme!

Indowarta.com – Ancaman teror bom tampaknya terus terjadi. Baru-baru ini terjadi ancaman bom di Masjid Istiqlal. Baru-baru ini Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil  menangkap pelaku pengancaman bom di Masjid Istiqlal, Sawah Besar, Jakarta Utara.

Pelaku diketahui bernama Iyus Rusmana berusia 43 tahun. Ia ditangkap di sebuah apartemen di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan. Diketahui, sehari-hari yang bersangkutan bekerja sebagai satpam di apartemen The Peak Residence Sudirman, Setiabudi.

Iyus ditangkap lantaran mengirimkan SMS yang berisi ancaman bom di Masjid Istiqlal kepada pengurus masjid pada Sabtu, 27 Mei 2017 lalu. dalam SMS tersebut, Iyus menyatakan akan meledakkan bom di Masjid Istiqlal. Malam harinya polisi langsung melakukan sterilisasi Masjid untuk mengecek kebenaran dari SMS tersebut.

Baca Juga Berita Terkini: Begini Bahayanya Menyebarkan Foto Korban Bom Kampung Melayu!

Menurut keterangan Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F KUrniawan mengatakan, setelah mendpatkan laporan dari pengurus Masjid Istiqlal terkait ancaman peledakan bom, pihaknya kemudian mengerahkan tim Gegana ke lokasi.

ancaman bom di Masjid Istiqlal
Copyright©Ist

Hasil penyisiran di lokasi, polisi tidak menemukan adanya bom. Setelah itu dilakukan penyelidikan terhadap si pngirim pesan singkat tersebut, dan diketahui pelaku ada di Apartemen The Peak dan langsung diamankan.

Saat tersangka diamankan di apartemen, ia juga mengakui perbuatannya tersebut. sebelumk menangkap tersangka, polisi terlebih dahulu mengamankan sang istri yang berada di Garut, Jawa Barat.

Kini Iyus dijerat dengan Undang-undang Terorisme atas perbuatan yang telah dilakukannya. Ang bersangkutan dijerat dengan Pasal 6 UU No 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Baca Juga Pasca Bom Kampung Melayu, NetTV Sempat Dapatkan Ancaman Bom Lewat Pesan Singkat!

Meski ancaman yang dikirim melalui SMS tersebut tidak terbukti, namun menurut Kabid Humas Polda metro Jaya Kombes Argo Yuwono, tindakan pelaku telah menimbulkan teror atau keresahan di masyarakat.

Selain menangkap pelaku, polisi juga melakukan penggeledahan di kos-kosan Iyus Rusmana terkait dengan ancaman bom di Masjid Istiqlal. Hasilnya, polisi juga tidak menemukan bahan peledak apa pun. Kendati begitu, polisi tetap mengamankan beberapa barang milik Iyus.

Tetangga kos Iyus juga mengaki tidak mengenal pelaku. sebelumnya, penggeledahan dilakukan sekitar pukul 19.00 WIB , Senin (19/5). Dari pantauan, terlihat polisi berjaga di sekitar kos-kosan itu, selain itu tampak pula mobil Gegana yang terparkir di halaman kos-kosan.

Baca Juga Berita Terkini: Ada Kemiripan Bom Kampung Melayu Dengan Bom Panci di Bandung!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here