Buat Status Di FB Sebut Bom Kampung Melayu Rekayasa, ARP Minta Maaf!

0
1056
Halte Kampung Melayu
Copyright©Merdeka

Buat Status Di FB Sebut Bom Kampung Melayu Rekayasa, ARP Minta Maaf!

Indowarta.com – Sempat membuat status yang menyebutkan bom di Kampung Melayu beberapa waktu lalu hanya rekayasa, kini ARP (37) mengaku menyesal telah memposting informasi sesat tersebut. Dia kemudian menyampaikan permohonan maafnya kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan publik.

M Ihsan selaku kuasa hukum ARP mengatakan, pihaknya dari kuasa hukum diminta untuk menyampaikan surat terbuka permintaan maaf yang ditujukan kepada Kapolri dan masyarakat Indonesia yang sudah tersakiti akibat status Facebook yang ditulisnya dan menjadi viral di dunia maya tekait dengan bom Kampung Melayu.

Ihsam mengatakan istri kliennya meminta dirinya untuk mendampingi istri yang bersangkutan setalah ARP dijemut oleh polisi di rumahnya di Padang panjang, Minggu (28/5) sore. Istri ARP menceritakan bahwa saat ini ia tengah hamil 5 bulan dan mempunyai 2 anak perempuan usia 5 tahun dan 3 tahun.

WAJIB BACA :  Penghina Kapolri dan Jokowi di FB Akhirnya Ditangkap!

Sembari menangi, istri yang bersangkutan memohon penampingan hukum bagi sang suami kepada Ihsan. Sejak senin (29/5) siang hingga malam, Ihsan mendampingi ARP selama pemeriksaan.  Terlihat penyesalan dan kesedihan di raut muka ARP sehinggaia menuliskan surat permohonan maaf tersebut.

ARP
Copyright©detik

ARP meminta pengampunan dari kapolri Jenderal Tito Karnavian karena telah menyebut insiden ledakan bom Kampung Melayu itu sebagai rekayasa. Selain itu, ia juga memohon penangguhan penaganan kepada penyidik Bareskrim Polri.

Ia berharap bisa dimaafkan dan kembali berkumpul dengan keluarga karena ia merupakan tulang punggung keluarga. Ia mengaku menyesal atas postingannya di facebook yang kini membawanya ke balik jeruji besi.

Penulis lepas di sebuah media lokal di Sumatera barat ini meminta kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan publik yang tersakiti atas status yang ditulisnya tersebut. ia juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya itu.

WAJIB BACA :  Penghina Kapolri dan Jokowi di FB Akhirnya Ditangkap!

Ia mengaku telah menyadari bahwa status Facebook yang ditulisnya yang telah menuding bom Kampung Melayu itu rekayasa adalah kekeliruannya yang menganalisa tanpa didukung fakta-fakta.

Ihsan mengatakan, kliennya berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan apa yang menimpa ARP ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran untuk pengguna media sosila untuk cerdas dan beretika dalam menggunakan medsos, sehingga tidak akan mengalami hal yang sama dengan kliennya tersebut.

Baca Juga Siapakah Target Utama Teror Bom Kampung Melayu, Polisi?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here