Berita Terkini: Menkominfo Segera Cek Situs Kejaksaan Agung dan Dewan Pers yang Diretas!

0
448
peretas
Copyrigth©Tribunnews

Menkominfo Segera Cek Situs Kejaksaan Agung dan Dewan Pers yang Diretas!

Indowarta.com – situs kejaksaan Agung www.kejaksaan.go.id  dan situs Dewan Pers, www.dewanpers.co.id tidak dapat diakses pada Rabu, 31 Mei 2017 pagi. Ini terjadi lantaran kedua situs tersebut diretas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Terkait degan peretasan ini Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantasa akan segera mengecek situs Kejagung dan Dewan Pers yang diretas.

Rudiantara mengaku baru mendapatkan info tersebut dari awak media. Ia menjelaskan, bentuk peretasan seperti yang terjadi terhadap dua situs tersebut adalah defacing, yakni hanya pada halaman muka saja yang diretas.

Baca Juga Berita Terkini: Laman Pemkot Bogor Kena Retas Hacker!

Gangguan seperti ini menurutnya banyak terjadi. Pemerintah khusunya Kementerian Komunikasi dan Informastika sebenarnya memiliki standar pencegahan.

peretasan
Copyright©Kompas

Akan tetapi fokus pencegahan kepada tiga infrastuktur kritis, yakni keuangan dan perbankan, transportasi serta energi.  Selainj itu mencegah sebenarnya tidak bisa 100 persen, melainkan memitigasi sampai serendah mungkin terjadinya gangguan.

Selain pencegahan tersebut, pemerintah juga tengah mepercepat pembentukan organisasi yang mengkoordinasikan semua yang berkaitan dengan masalah siber, Badan Siber Nasional (Basinas).

Baca Juga Berita Terkini: Tempo Diretas, Bawakan Nama Habib Rizieq Shihab dan Bebaskan Ahok!

Situs Kejaksaan Agung diretas pada Rabu (31/5) pagi.  Pada tampilan halaman depan situs tersebut berwarna hitam dengan gambar Harley Quinn, salah satu tokoh dalam film Suicide Squad. Di bawah gambar tersebut terdapat kalimat yang bertuluskan, “We were all Indonesian until… Race disconnected us. Religion separated us. Politics divide us.”

Tak hanya itu, saat situs Kejaksaan Agung dibuka, terdengar instrument lagu yang mengalun. Diduga peretas tak hanya satu orang, karena di bawah kalimat tersebut tertulis sejumlah nama hacker. Kemudian pada bawah nama peretas terdapat tagar #RIPUnityInDiversity.

Pada Rabu pagi, situs Dewan Pers juga mengalami hal yang sama. Pada situs Dewan Pers, peretas mengeluhkan adanya pihak-pihak tertentu yang anti-keberagaman dan mencoba merusak persatuan.

Hal itu juga dibenarkan oleh Anggota Dewan Pers Nezar Patria. Menurutnya, pihak Dewan Pers akan segera memperbaiki laman situs tersebut. Pada laman tersebut, sang peretas juga memberikan pesan-pesan persatuan, agar Pancasila tetap menjadi ideology bangsa.

Baca Juga Situs Humas Polri Mendadak Lumpuh, Kena Serangan Hacker?

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY