Berita Terkini: Hari Ini DPRD Gelar Rapat Paripurna Soal Pemberhentian Ahok!

0
877
rapat
Copyright©detik

Hari Ini DPRD Gelar Rapat Paripurna Soal Pemberhentian Ahok!

Indowarta.comDPRD DKI akan menylenggarakan paripurna istimewa yang beragendakan pengumuman pengunduran diri Basuki Tjahaja Purnama sebagai Gubernur DKI Jakarta. Rencananya rapat itu digelar pada hari ini, Rabu (31/5) pukul 14.00 WIB.

Rencananya, rapat paripurna istimewa ini akan membahas dua hal. Pertama yakni pengumuman pemenang Pilkada DKI 2017 masa jabatan 2017-2022 sekaligus pengusulan gubernur dan wakil gubernur DKI terpilih pada presiden melalui Mendagri.

Bahasan kdua yakni tentang pemberhentian Ahok sebagai gubernur DKI Jakarta dan pengajuan Djarot Saiful Hidayat sebagai pengganti Ahok hingga bulan Oktober 2017 mendatang.

Pada Selasa kemarin, Badan Musyawarah (Bamus) telah menyepakati rapat paripurna istimewa digelar pada Rabu (3/5) pukul 14.00 WIB. Rapat yang berlangsung selama 15 menit itu langsung menyetujui paripurna istimewa yang akan digelar hari ini.

Ahok
Copyright©liputan6

Sebelumnya, Prasetio mengatakan isi undang-undang, dalam ayat 1 Undang-undang No 10 tahun 2016 tentang Pilkada dijelaskan bahwa seorang kepala daerah dapat berhenti dari jabatannya karena tiga hal, yaitu meninggal dunia, permintaan sendiri dan diberhentikan.

Sedangkan telah diketahui, pemberhentian Ahok ini merupakan permintaan dari dirinya sendiri.

Prasetio, di DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (30/5) mengatakan, ayat 2, DPRD Proinsi menyampaikan usulan pengesahan wakil gubernur menjadi gubernur sebagaimana dimaksud presiden melalui menteri untuk disahkan sebagai gubernur.

Ayat 3, dalam hal DPRD tidak menyampaikan usulan sebagaimana dimaksud pada ayat 2 dalam waktu 10 hari kerja terhitung sejak gubernur berhenti, presiden berdasarkan usulan menteri mengesahkan wakil gubernur sebagai gubernur berdasarkan kematian, surat pengunduran diri atau surat pemberhentian.

Setelah memaparkan aturan dalam UU No 10 tahun 2016 tentang Pilkada, Prasetio kemudian menanyakan apakah para pimpinan fraksi DPRD DKI dan eksekutif seteju menggunakan UU tersebt untuk pemberhentian Ahok. Mereka rupanya satu suara untuk menyetujui usulan tersebut.

Diketahui, Ahok telah menandatangani surat permohonan pengunduran diri sebagai Gubernur DKI Jakarta. Hal ini juga dibenarkan oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah kementerian Dalam Negeri Sumarsono.

Baca Juga Bakal Jadi Gubernur DKI Gantikan Ahok, Djarot Lakukan Persiapan Ini?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here