Sriwijaya Air Bantah Tergelincir Lantaran Roda Patah!

0
140
Sriwijaya Air
Copyright©viva

Sriwijaya  Air Bantah Tergelincir Lantaran Roda Patah!

Indowarta.com– Maskapai Sriwijaya Air ini telah memberikan bantahannya bahwa roda pesawat mengalami patah pada saat Boeing B737-300 dengan nomor penerbangan SJ 570 ini telah tergelincir di Bandara Rendani, Manokwari, Papua pada hari Rabu 31 Mei 2017.

Senior Corporate Communications Manager PT Sriwijaya Air Group Agus Soedjono saat dihubungi di Batam pada hari Rabu telah mengatakan “Saya tidak mengatakan seperti itu. Itu analisanya siapa, itu akan diinvestigasi oleh yang berwenang”.

Agus telah menegaskan bahwa seluruh analisis ini akan dilakukan oleh tim Analisis Independen Komite Nasioonal Keselamatan Transportasi atau KNKT. Selain itu Agus juga telah memastikan bahwa seluruh penumpang yang berjumlah 146 orang ini telah dievakuasi dan selamat.

Sriwijaya Air
Copyright©pojoksatu

Agus menegaskan “Semua sudah balik. Terkait apakah ada yang luka-luka, saya mungkin belum dapat informasi, tetapi semua selamat. Semua sudah ditangani oleh petugas, kita fasilitasi penumpang, kita sudah informasi sudah diberi kompensasi”.

Agus menjelaskan mengenai kronologi kejadian ini. Pada pukul 08.51 WIT pesawat itu telah mendarat dengan normal. Namun karena pada saat itu sedang hujan yang lebat, pesawat Sriwijaya Air pun tergelincir.

Agus menyebutkan bahwa tergelincirnya pesawat itu yakni kurang lebih 10 meter. Kementerian Perhubungan pun telah menututp sementara Bandara Rendana  hingga pukul 09.00 UTC atau 18.00 WIT karena kejadian tergelincirnya pesawat Sriwijaya Air ini.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara M Pramintohadi Sukarno mengatakan bahwa bandara untuk sementara ini ditutup. Penutupan ini dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi petugas dan juga timd dari Komte Nasional Keselamatan Transportasi dalam melakukan proses evakuasi pesawat ke tempat yang lebih aman lagi dan juga tidak mengganggu operasi penerbangan. Selain itu Kementerian Perhubungan juga sudah menerbitkan Notam untuk hal itu.

Pramintohadi telah menyebutkan bahwa pada saat ini pihak bandara dan juga pihak yang terkait tengah melakukan proses evakuasi pesawat tersebut. Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara ini akan segera lakukan investigasi untuk mengambil langkah koreksi. Setelah itu tim dari KNKT akan segera melakukan investigasi guna menemukan penyebab kecelakaan.

baca juga : 

Begini Kronologi Pesawat Garuda dan Sriwijaya Air yang Nyaris Tabrakan!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY