Bom Horor yang Bunuh Sampai 90 Orang yang Nodai Ramadhan!

0
267
Bom di Kabul
Copyright©AFP

Bom Horor yang Bunuh Sampai 90 Orang yang Nodai Ramadhan!

Indowarta.com – Korban tewas dalam serangan bom mobil di dekat kantor kedaulatan Jerman di Kabul, Afganistan, telah bertambah menjadi sekitar 90 orang dan sekitar 400 orang lainnya menderita luka. Presiden Afganistan Asraf Ghani menganggap teroris yang melakukan serangan bom horor ini telah menodai bulan suci Ramadhan.

Data korban meninggal dunia yang mencapai 90 orang tersebut dilaporkan oleh media pemerintah Afganistan. Ledakan yang terjadi pada Rabu, 31 Mei 2017 kemarin itu menimbulkan kekacauan di mana para korban berhamburan dengan wajah penuh darah.

Menurut laporan salah satu media asing, ledakan dahsyat yang terjadi di Kabul tersembunyi di dalam tangki limbah di sebuah truk. Sasaran dari bom tersebut juga belum jelas, namun di lokasi itu banyak kantor kedutaan serta gedung pemerintah.

Baca Juga Berita Terkini: Bom Meledak di RS King Mongkut Bangkok, 24 Orang Jadi Korban!

Presiden Ghani mengutuk keras serangan tersebut. Terlebih lagi insiden itu terjadi saat umat Muslim sedang menjalankan ibadah di bulan Ramadhan. Ledakan terjadi sekitar pukul 08.30 waktu setempat, kemarin.

Bom di Kabul
Copyright©Reuters

Beberapa jam pasca serangan bom tersebut, beberapa ambulan masih membawa orang-orang yang terluka ke rumah sakit. Sedangkan tim penyelamat masih mengevakuasi sejumlah jasad korban dari reruntuhan bangunan yang hancur akibat ledakan tersebut.

Bahkan ledakan bom horor itu juga menghancurkan lebih dari 50 kendaraan. Sebagian besar korban merupakan warga sipil, termasuk para pgawai perusahaan telepon seluler lokal, Roshan. Menurut keterangan saksi mata, ledakan tersebut sangat kuat sehingga jendela di gedun-gedung didekatnya menjadi hancur.

Baca Juga Berita Terkini: Bom Bunuh Diri Meledak di Dekat Kedutaan As Afganistan!

Ramzir Bakhtiar, seorang warga Kabul yang juga merupakan saksi mata mengatakan, sekitar pukul 08.30 pagi ruangan itu terguncang dan kemudian mendengar sebuah ledakan yang dahsyat. Menurutnya itu menakutkan, sesaat ia mengira tengah diserang dan ledakan tersebut ada di kantornya.

Meski korban tewas tercatat cukup banyak, sejumlah kedutaan asing belum melaporkan korban jiwa di antara staf mereka. Departemen Luar negeri AS mengatakan ada 11 warga AS yang dipekerjakan sebagai kontraktor di Kabul menderita luka. Namun, jiwa mereka tidak terancam.

Kementerian Luar Negeri Jerman mengatakan seorang petugas keamanan setempat yang menjaga lokasi kedutaan telah tewas dalam ledakan bom tersebut. selain itu, beberapa pekerja kedutaan juga menderita luka.

Baca Juga Inilah Salman Abedi, Tersangka Bom Bunih Diri dalam Ledakan di Manchester!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here