Viral di FB, Polisi Tangkap 2 Pelaku Persekusi Remaja di Cipinang!

0
781
Persekusi di Cipinang
Copyright©seword

Viral di FB, Polisi Tangkap 2 Pelaku Persekusi Remaja di Cipinang!

Indowarta.com – Polisi mengevakuasi M (15), ABG yang menjadi korban persekusi oleh sekelompok ormas di Jakarta Timur, usai videonya viral di media sosial. Tak berselang lama, polisi berhasil menagkap 2 orang pelaku persekusi tersebut.

menurut penuturan yang diberikan oleh Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo, Kamis (1/6), pihaknya membenarkan telah mengamankan pelaku persekusi. Dalam beberapa video yang beredar tampak beberapa orang, namun yang diamankan berjumlah dua orang yang berinisial M dan U.

kedua orang tersebut diamankan oleh pihak kepolisian sekitar pukul 18.00 WIB dan 19.00 WIB tidak jauh dari lokasi kejadian di Cipinang, Jakarta Timur. Kedua pelaku tersebut diduga merupakan simpatisan dari sebuah ormas.

WAJIB BACA :  Dibalik Insiden Bendera Indonesia Terbalik, Surat Terbuka Gadis Ini Viral Di FB!

Kombes Andry menambahkan, “Yang satu simpatisan FPI. Yang satu pakai pakaian pencak silat, yang pakai baju putih-putih, pakai namanya Sayap Pecinta Silat”.

Menurut Andry, motif dari para pelaku melakukan persekusi didasari oleh fanatisme terhadap tokoh yang dikamuninya. Sehingga mereka merasa tokoh yang mereka kagumi tidak boleh disakiti. Sehingga mereka melakukan persekusi tersebut.

persekusi
Copyright©Infoteratas

Selain itu, Andry menegaskan bahwa persekusi adalah tindakan yang bertentangan dengan undang-undang. Jika merasa keberatan, masyarakat diminta untuk mengabil jalur hukum, bukan malah melakukan tindakan main hakim sendiri.

Menurutnya semua orang sama di hadapan hukum. Namun penangannya, karena ini anak di bawah umur, diintimidasi oleh puluhan orang, hukumnya lebih dilindungi.

WAJIB BACA :  FB Bikin Tab Khusus Untuk Cek Korban Bencana!

“Ya kalau mereka merasa dibina, ya silakan melalui mekanisme hukum, tapi kan ini anak kecil, belum punya pemikiran, sehingga tidak boleh melakukan street of justice, hukum di jalanan,” ungkap Kombes Andry.

Sementara itu, juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Slamet Maarif mengatakan anggotanya telah hadir di lokasi untuk menghindari warga agar tak main hakim sendiri.

Melalui pesan singkat Slamet menjelaskan, anak tersebut telah menghina ulama terutama Habib Rizieq Shihab melalui postingan di media sosial dan menantang umat Islam.

Masyarakat merasa tidak terima dengan postingan tersebut dan mencari anak tersebut untuk di nasihati dan janji untuk tidak mengulani perbuatannya. Anak FPI hadir untuk memastikan tidak ada main hakim sendiri.

Baca Juga Langkah Cepat Polisi Tangani Kasus Persekusi Terhadap Remaja di Cipinang!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here