Kondisi Mata Kiri Novel Baswedan Membaik, Namun Masih Dalam Tahap Pengobatan!

0
318
Novel Baswedan
Copyright©jawapos

Kondisi Mata Kiri Novel Baswedan Membaik, Namun Masih Dalam Tahap Pengobatan!

Indowarta.com- Kondisi dari mata penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK yakni Novel Baswedan ini secara umum mulai membaik. Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakni Febri Diansyah ini telah mengatakan bahwa kondisi dari tersebut disampaikan berdasarkan dari hasil uji membaca huruf dan juga angka pada hari Kamis 1 Juni 2017.

baca juga : Titik Terang Kasus Novel Baswedan itu Kini Kembali Meredup Lagi!

Febri melalui keterangan tertuisnya pada  hari Kamis 1 Juni 2017 ini telah mengatakan bahwa berdasarkan dari uji membaca huruf dan angka ini masih sama seperti kemarin serta tekanan mata dalam angka normal.

Namun dokter sendiri masih menyatakan bahwa ada peradangan di mata kiri meskipun sudah baik. Pada mata Novel Baswedan ini juga telah terjadi pengelupasan membran plsenta secara perlahan. Febri menyebutkan bahwa pengelupasan membran second layer ini merupakan proses normal yang terjadi sepanjang tidak terjadi secara prematur. Sementara itu untuk membran first layer ini telah diharapakan terintergrasi secara sempurna.

Novel Baswedan
Copyright©bbci

Febri mengatakan “Untuk mengobati ini dilakukan pola pengobatan per:3-jam”. Febri mengaku bahwa masih belum mendapatkan informasi perkembangan hasil investigasi terkait dengan penanganan perkarang penyerangan Novel Baswedan.

baca juga : Berita Terkini: Inilah penampakan Sosok M, Pelaku yang Diduga Menyerang Novel Baswedan!

Febri mengatakan “Tim dari Polda Metro sebelumnya mengatakan serius menangani hal ini. Kita berharap hal tersebut dapat menghasilkan perkembangan yg lebih jelas ke depan terkait siapa pelaku lapangan dan bahkan aktor intelektual penyerangan ini”.

Sementara itu Kepala Kepolisian RI yakni Jenderal Tito Karnavian ini telah mengatakan bahwa akan memakai dua metode dalam mencari pelaku penyerangan terhadap Novel Baswedan. Tito menyebutkan bahwa pihaknya akan menggunakan dua metode yakni induktif dan juga metode deduktif.

Tito saat rapat kerja dengan Komisi III DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada hari Selasa 23 Mei 2017 ini telah mengatakan “Dengan metode induktif, tim berusaha mencari pelaku dengan pendalaman saksi, TKP, dan deteksi IT di sana (lokasi kejadian),”.

Tito telah menjelaskan bahwa dari dua metode itu kepolisian ini telah menangkap tiga orang yang berpotensi menjadi pelaku penyerang Novel Bas”wedan. Tito menuturkan “Tiga orang pertama sudah didalami dan dicek alibinya”.

baca juga : 

Kenapa Pelaku Penyerangan Novel Baswedan Sulit dikemukakan Oleh Polisi?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here