Ribuan Driver GoJek Resmi Jadi Pengangguran, Ini pesan Walikota Batam!

0
8042
GoJek
Copyright©Batamnews

Ribuan Driver GoJek Resmi Jadi Pengangguran, Ini pesan Walikota Batam!

Indowarta.com – Sekitar 2000 driver GoJek di Batam, resmi menjadi pengangguran, menyusul penghentian operasional terhitung sejak 1 Juni 2017. Dengan enteng, Walikota batam memberikan solusi kepada para driver tersebut untuk kembali ke pangkalan.

Namun para driver online itu mengancam akan menghijaukan Kantar Walikota Batam, jalan Engku Putri, sebagai aksi protes penyetopan operasional ojek online tersebut.

Mereka mengaku kecewa dengan keputusan Dinas Perhubungan (Dishub) Batam yang memutuskan operasional sejumlah transportasi berbasis digital dan online mulai 1 Juni 2017.

Diketahui, keputusan tersebut disampaikan oleh Kepala Dishub Batam Yusfa hendri dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi I DPRD Batam, Persatuan Ojek pangkalan serta Ojek Online, di DPRD Batam, sehari sebelumnya.

GoJek
Copyright©Batamnews

Dari hasil rapat, tidak menemukan titik terang dan kejelasan bagi ojek online, dan harus tetap berhenti untuk beroperasi mulai Kamis (1/6) pukul 00.00 WIB. Kebijakan menyetop GoJek ini terbilang konyol di tengah angka pengangguran yang tinggi, yakni mencapai 200 ribu orang.

Dishub mengklaim, ojek online di Batam tidak memiliki izin lokal, melainkan izin dari pusat. Selain itu, Dishub Kota Batam juga mengakui belum ada aturan khusu yang mengatur mengenai transportasi online roda dua tersebut.

Di sisi lain, para driver GoJek ini berharap pemerintah bidak dan memikirkan hal ini. Pasalnya dengan adanya Gojek, maka akan mengurangi angka pengangguran yang ada di Kota Batam, dan sedikit menstabilkan ekonomi yang tengah terpuruk.

Mereka juga menyayangkan sikap pemerintah yang menghentikan operasional saat bulan Ramadhan. Namun para driver ojek online ini sepakat untuk menunggu kesepakatan pihak kantor GoJek dengan pemerintah untuk melengkapi administrasi yang disebut belum lengkap itu.

sementara itu, salah seorang pelanggan GoJek berharap pemerintah Batam bisa mengkaji dan mencari solusi yang lebih tepat agar nantinya tidak merugikan warga juga. Pasalnya dengan kehadiran ojek online tersebut pengeluaran untuk  transportasi dapat berkurang.

Kabarnya, hari ini, Jumat (2/6) pihak kepolisian dan pemerintah Kota Batam diwakilkan oleh kepala Dishub akan mencari solusi terbaik dari ojek online maupun ojek konvensional.

Baca Juga Komentar Pengguna GoJek Batam Soal Penutupan Ojek Online!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here