Latah di FB dan Tulis Status Bernada Penghinaan Pada Polisi, Yurni Akhirnya Minta Maaf Sambil Menangis!

0
1031
FB
Copyright©IDN Times

Latah di FB dan Tulis Status Bernada Penghinaan Pada Polisi, Yurni Akhirnya Minta Maaf Sambil Menangis!

Indowarta.com – Berhati-hatilah dalam berucap maupun memposting status di media sosial. Seperti kasus yang menimpa seorang gadis bernama Yurni. Gara-gara latah berstatus di media sosial Facebook, ia harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Namun kini gadis Jambi yang bernama Yurnia alias Yuni ini akhirnya bisa bernapas lega setelah mengucapkan maaf di Mapolres Bungo, Provinsi Jambi. Sebelumnya ia sempat dijemput paksa polisi lantaran kedapatan latah di FB dengan memposting status bernada menghina polisi.

Karena pertimbangan kemanusiaan, akhirnya gadis berusia 20 tahun ini dibebaskan dari ancaman UU ITE. Pembebasan Yuni ini juga dibenarkan oleh Kapolres Bungo AKBP Budiman Bostang Panjaitan.

WAJIB BACA :  Viral di FB, Wanita Ini Gores Tangan dan Lehernya dengan Pisau Berulang Kali Tak Keluarkan Darah!

Budiman menuturkan, Yuni juga diminta untuk membuat permintaan maaf secara tertulis di atas materai dengan syarat tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Selain itu, Budiman juga mengimbau kepada masyarakat agar kasus Yuni ini bida dijadikan pembelajaran.

FB
Copyright©Ist

Masyarakat diimbau untuk tidak mengunggah status maupun ujaran kebencian di media sosial seperti FB, Twitter dan yang lainnya. Sebab lantaran hal tersebut, mereka bisa berhadapan dengan hukum.

Budiman menegaskan, Alat bukti dalam kasus gadis Jambi ini terpenuhi. Namun lantaran pertimbangan kemanusian, karena yang bersangkutan adalah seorang asisten rumah tangga dan telah meminta maaf secara terbuka, akhirnya polisi membebaskan Yuni.

Proses pembebasan Yini dilakukan pada Kamis, 1 Juni 2017 lalu. Setelah menyampaiakn permintaan maafnya dengan disaksikan anggota Polres Bungo, gadis berjilbab ini pulang dengan dijemput oleh pihak keluarga.

WAJIB BACA :  Viral di FB, Wanita Ini Gores Tangan dan Lehernya dengan Pisau Berulang Kali Tak Keluarkan Darah!

Yuni sendiri mengaku dirinya bersalah dan meminta maaf kepada Kepolisian RI, khususnya Mapolres Bungo, lantaran dia telah menghina kepolisian melalui akun FB pribadinya. Jika nantinya ia mengulangi perbuatannya, maka Yuni bersedia dihukum sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. ia meminta maaf sambil menangis.

Diketahui, Yuni yang merupakan warga Kelurahan Pasir Putih, Kabupaten Bungo, sebelumnya dijemput oleh polisi di rumahnya dan ditahan Mapolres Bungo pada Rabu pagi, 31 Mei 2017. Ia dibawa ke Mapolres Bungo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya  di media sosial FB.

Ia memposting status atau ujaran kebencian di FB lantaran kesal saat terjaring razia kendaraan bermotor. Padahal, ia ditilang karena tidak mengguanakan helm saat berkendara.

Baca Juga Dokter Fiera Lovita Bicarakan Soal Dugaan Intimidasi Akibat Status FB!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here