Berita Terkini: Kapolri Ancam Kapolres yang Takut Lawan Persekusi!

0
1156
Berita Terkini: Kapolri Tito Karnavian Siap Dicopot Jika Memang pengungkapan Kasus Terorisme Adalah Pengalihan Isu !
Copyright ©Merdeka

Kapolri Ancam Kapolres yang Takut Lawan Persekusi!

Indowarta.com –  Persekusi kini tengah marak terjadi di tanah air baik langsung maupun melalui media sosial. Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga angkat bicara mengenai kejadian yang beberapa waktu terkhir muncul di tanah air. Dia mengaku telah meminta kapolda setempat untuk melindungi warganya dari ancaman atau intimidasi.

Tanggapan mengenai Persekusi ini dikatakan Tito saat berada di rumah dinas Ketua MPR Jalan Widya Chandra, Jakarta pada Jumat, 2 Juni 2017. Dia mengatakan jika telah menegur Kapolda Sumatera Barat karena kejadian di Kota Solok.

‘Seperti kejadian di Kota Solok. Saya juga sudah beberapa kali menegur Kapolda daerah tersebut untuk melindungi warganya dari ancaman Persekusi’ ujar Tito.

Bahkan Tito Karnavian menegaskan Kapolres Solok jika tak mau turun tangan melindungi warganya yang mengalami intimidasi dari seseorang.  ‘Saya juga sduah sampaikan itu. Nanti jika Kapolres Solok tak berani atau takut akan saya ambil tindakaan tegas terhadapnya’ ujarnya.

Fiera Lovita
Copyright©feednews

Sementara itu beberapa hari lalu tindakan Persekusi dilami oleh Dokter Fiera Lovita di Kota Solok, Sumatera Barat. Dokter di salah satu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Solok ini mengaku mendapat ancaman dan intimidasi dari sekeompok orang yang tidak dikenalnya.

Fiera dianggap telah menghina pemumpin Front Pembela Umat Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Kejadian tersebut berawal ketika perempuan itu mengunggah tiga status di akun facebook pribadinya pada tanggal 19 hingga 20 Mei 2017 lalu. Isi status Fiera sendiri yakni mengenai ualama yang belum juga memenuhi panggilan polisi.

Ternya Fiera tak menyangka jika statusnya tersebut dianggap telah menghina ulama oleh sejumlah orang. Akhirnya keesokan harinya perempuan dua anak ini mengaku didatangi oleh sekeompok anggota ormas yang memintanya menghapus status tersebut dan juga meminta dirinya meminta maaf.

Dia pun menuruti permintaan kelompok itu dan beberapa kali melakukan pertemuan langsung dengan sejumlah kelompok itu untuk meminta maaf. Namun justru setelah pertemuan dirinya semakin mendapat intimidasi karena foto pertemuan disebarluaskan serta ditambah dengan kata-kata provokatif.

Kejadian yang juga tindakan Persekusi tersebut akhirnya membuat Fiera memutuskan pergi meniggalkan Kota Solok. Dia pergi karena merasa terancam atau mendapat intimidasi berlebih dan mebuatnya takut akan keselamatan kedua buah hatinya.

baca juga : Dokter Fiera Lovita Bicarakan Soal Dugaan Intimidasi Akibat Status FB!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here