Keluarga Desak Polisi Berani Tangkap Penyerang Novel Baswedan!

0
303
Novel Baswedan
Copyright©harian publik

Keluarga Desak Polisi Berani Tangkap Penyerang Novel Baswedan!

Indowarta.com – Hingga kini kasus penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan belum terungkap. Pihak keluarga meinta agar pihak kepolisian berani untuk menangkap pelaku penyerangan terhadap Novel.

Mengenai hal itu diungkapkan oleh Kakak Novel Baswedan, Taufik Baswedan saat dihubungi oleh tim media di Jakarta pada Senin, 5 Juni 2017. Dia mengatakan jika untuk menangkap pelaku penyiraman terhadap kakaknya itu hanya dibutuhkan keberanian dan kemauan saja oleh aparat kepolisian.

‘Kami menginginkan agar pelaku cepat ditangkap. Masalah penangkapan ini hanya tergantung kemapuan dan keberanian oleh pihak yang berwajib saja’ ujar Taufik Baswedan.

Semenatara itu diketahui jika sejak mengalami serangan bulan April lalu hingga kini sudah memasuki hari ke 55. Namun hasilnya masih nihil dan pihak kepolisian belum berhasil menangkap pelaku penyerangan Novel Baswedan yang berjumah dua orang.

Novel Baswedan
Copyright©tstatic

Sedangakan kejadian penyerangan terhadap Novel Baswedan sendiri terjadi pada tanggal 11 April 2017 lalau. Kejadian berawal saat Novel akan menunaikan ibadah sholat shubuh di Masjid Al Ihsan sekat rumahnya. Namun tanpa sepengetahuinnya ada dua orang pengendara motor mendatanginya dan langsung menyiram air keras tepat di wajahnya.

Siraman air keras itu tepat mengenai mata Novel sehingga membuatnya harus dilarikan ke rumah sakit. Sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta dan kemduian Novel pun dibawa ke Singapore National Eye Centre (SNEC) pada 12 April 2017.

Kasus penyerangan terhadap Novel ini pun langsung diselidiki oleh pihak kepolisian Polda Metro Jaya. Tepatnya tanggal 10 Mei 2017 lalu penyidik berhasil mengamankan seorang pria berinisial AL yang diduga sebagai pelaku peneyerangan tersebut. Namun keesokan harinya pria itu dibebaskan karena terbukti tidak bersalah.

Kemudian penyelidikan berlanjut dan Polda Metro Jaya mengamankan seorang pria bernama Miko yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman Novel. Namun seperti dugaan tersangka yang pertama akhirnya Miko pun dibebaskan pada tanggal 19 Mei 2017 karena terbukti tidak bersalah.

Sementara itu menurut informasi kondisi Novel Baswedan mulai membaik setelah menjalani operasi membran sel pada 18 Mei 2017. Namun dikabarkan jika lensa mata kiri Novel pada Sabtu malam,  3 Juni 2017 sempat terlepas dua kali. Namun dokter melakukan pemasangan kembali dan koondisi mata kanan serta kiri normal meskipun penglihatan masih kabur.

baca juga : Titik Terang Kasus Novel Baswedan itu Kini Kembali Meredup Lagi!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY