Partai Gerindra Komentari Soal Kasus Persekusi!

0
350
persekusi
Copyright©Netralnews

Partai Gerindra Komentari Soal Kasus Persekusi!

Indowarta.com – Kali ini persekusi tengah memanas di Indonesia dan membuat banyak pihak berkomentar bahkan mengecamnya. Salah satunya yakni Gerindra yang justru menilai jika apa yang terjadi sekarang di tanah air ini bukanlah sebagai tindakan persekusi.

Hal ini diungkapkan oleh Anggota Komisi Hukum DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Sumfi Dasco Ahmad. Dia berpendapat jika yang kini tengah ramai diberitakan di media massa menurutnya bukanlah suatu tindakan yang disebut persekusi. Maka dari itu meminta agar pihak kepolisian menyikapi kejadian ini dengan profesional.

persekusi
Copyright©Kompas

Sumfi Dasco menjelaskan jika dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) persekusi sendiri diartikan pemburuan sewenang-wenang terhadap seseorang atau sejumlah warga dengan disakiti, dipersusah dan ditumpas. Sedangkan dunia Internasional mengartikan tindakan ini sebagai sentimen kebencian atau sering dikatakan rasisme.

Namun salah seorang dari Gerindra itu menyampaikan jika apa yang terjadi di Jakarta tersebut bukanlah tindakan persekusi karena tak ada kebencian atau rasisme. ‘Kasus yang terjadi di Jakarta saat ini menurut kami bukanlah persekusi. Hal itu karena dalam kasus yang kini tengah memanas ini tidak menunjukan sentimen kebencian rasisme’ ujar Sumfi Dasco pada Minggu, 4 Juni 2017.

Sementara itu Sumfi Dasco beranggapan jika tindakan yang terjadi itu bukan karena identitas melainkan perbuatan seseorang yang dianggap telah menyinggung orang lain. Dia menilai jika itu tejadi maka itu merupakan pelanggaran hukum yang bisa dimasukan ke pidana tentang penganiayaan.

Dia meminta agar kepolisian bertindak secara professional dan adil serta mengacu pada pasal KUHP dlam menjalankan tugas. Sumfi Dasco sendiri menganggap jika persekusi sendiri terlalu seram dan terlau berlebihan jika dikaitkan dengan kasus-kasus yang belakangan ini muncul di Jakarta.

Samfi Dasco mewakili Gerindra kali ini juga mengaggap jika polisi terlalu cepat menanggapi dan menangani masalah yang dianggap persekusi ini. Dan dia menilai jika polisi lambat dalam menangani kasus lainnya seperti dugaan makar ataupun ancaman pembunuhan yang dialami oleh Wakil Ketua DPR, Fadli Zon.

Persekusi
Copyright©Tempo

Sementara itu diketahui jika kasus persekusi pada umumnya dilakukan oleh sekelomok ormas tertentu. Seperti yang sedang viral yakni bocah 15 tahaun berinisial M yang tinggal di Cipinang, Jakarta Timur dan seorang dokter wanita dari Kota Solok, Sumatera Barat bernama Fiera Lovita.

baca juga : Dokter Fiera Lovita Bicarakan Soal Dugaan Intimidasi Akibat Status FB!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here