MUI Terbitkan Fatwa Pemakaian Media Sosial, 5 Hal Ini Diharamkan Lho!

0
464
MUI

MUI Terbitkan Fatwa Pemakaian Media Sosial, 5 Hal Ini Diharamkan Lho!

Indowarta.com– Majelis Ulama Indonesia ini telah menerbitkan Fatwa MUI Nomor 24 tahun 2017 mengenai Hukum dan juga Pedoman Bermuamalah melalui media sosial. Ketua Umum MUI yakni Ma’aruf Amin telah mengatakan bahwa fatwa tersebut telah dibuat berdasarkan dari kekhawatiran akan maraknya ujaran kebencian dan juga permusuhan melalui media sosial.

baca juga : Hanya Karena Like Status FB, Pria Ini Kena Denda Puluhan Juta Lho, Kok Bisa?

Ma’aruf pun berharap agar fatwa itu akan bisa mencegah penyebaran konten media sosial yang berisikan mengenai berita bohong dan juga yang mengarah ke dalam upaya adu domab di tengah masyarakat ini.

Ma’ruf dalam diskusi publik dan konferensi pers fatwa MUI di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta Pusat pada hari Senin 6 Juni 2017 ini telah mengatakan “Selain isinya jangan sampai berita bohong dan adu domba, dan yang sangat dirasakan sudah mengarah pada kebencian dan permusuhan. Jadi, yang dilarang oleh agama”.

Ahok
Copyrigth©icrp-online

Ada beberapa hal yang telah diharamkan bagi umat Islam did alam penggunaan media sosial di dalam fatwa MUI tersebut. Komisi Fatwa MUI telah menyebutkan bahwa setiap muslim yang bermuamalah melalui media sosial ini pun telah diharamkan gibah atau membicarakan keburukan atau aib orang lainnya, fitnah, namimah (adu domba) dan juga penyebaran permusuhan.

baca juga : Dokter Fiera Lovita Bicarakan Soal Dugaan Intimidasi Akibat Status FB!

Tidak hanya itu saja, MUI juga telah mengharamkan Bullying, ujaran kebencian dan juga permusuhan atas dasar suku, agama, ras ataupun antargolongan. Juga haram untuk umat Islam menyebarkan berita palsu serta informasi bohong meskipun dengan tujuan yang baik, seperti informasi mengenai kematian orang yang masih hidup.

Tidak ketinggalan juga telah diharamkan menyebarkan materi pornografi, kemaksiatan, dan juga segala hal ynag terlarang secara syar’i. Diharamkan pula menyebarkan sebuah konten yang benar tapi tidak sesuai tempat dan juga waktunya.

Selain itu MUI juga telah melarang kegiatan untuk memproduksi, menyebarkan dan atau membuat dapat diaksesnya konten maupun informasi yang tidak benar kepada masyarakat. Hukumnya juga haram bagi para buzzer di media sosia yang telah menyediakan informasi berisikan hoax, gibah, fitnah, namimah, bullying, air, gosip dan hal lain yang sejenis sebagai profesi untuk memperoleh keuntungan baik secara ekonomi maupun non ekonmi.

baca juga :

Latah di FB dan Tulis Status Bernada Penghinaan Pada Polisi, Yurni Akhirnya Minta Maaf Sambil Menangis!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here