Wiranto Bantah Persekusi Terjadi Karena Lambatnya Kinerja Kepolisian!

0
336
wiranto
Copyrigth©Kompas

Wiranto Bantah Persekusi Terjadi Karena Lambatnya Kinerja Kepolisian!

Indowarta.com– Menteri Koordinatr bidang  Politik Hukum dan Keamanan yakni Wiranto telah membantah anggapa dari beberapa pihak bahwa persekusi terjadi karena lambatnya kinerja polisi. Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada hari Selasa 6 Juni 2017 ini telah mengatakan “Enggak ada alasan apa. Tidak, pasti tidak,”.

baca juga : Persekusi Remaja di Cipinang Merupakan Perintah Pimpinan Ormas?

Wiranto sendirimerasa yakin bahwa setiap laporan yang telah disampaikan oleh warga kepada pihak kepolisian pastia akan diproses sesuai dengan prosedur yang telah berlaku. Oleh sebab itu dirinya meminta kepada masyarakat yang merasa tersinggung dengan dikap masyarakat yang lainnya untuk melapor ke polisi.

Wiranto mengatakan “Bukan kemudian melakukan tindakan secara sepihak, sendiri-sendiri, dengan tafsiran masing-masing”. Wiranto mengatakan bawha tindakan main hakim sendiri ini akan membuat sistem hukum menjadi kacau.

Demo 2 Desember
Copyright©viva

Oleh sebab itu, Wiranto menegaskan bahwa segala tindakan persekusi ataupun main hakim sendiri ini akan ditindak tegas oleh pihak polisi. Wiranto mengatakan “Semua merasa bertindak sebagai aparat penegak hukum, nah ini kan tidak betul. Dalam negara hukum tidak boleh. Segera harus kita hentikan”.

baca juga : Berita Terkini: Kapolri Ancam Kapolres yang Takut Lawan Persekusi!

Sementara itu wakil ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera atau PKS yakni Hidayat Nur Wahid ini sebelumnya telah menilai bahwa maraknya aksi dari persekusi ini merupakan dampak dari lambatnya kepolisian dalam menindak aporan atau hal yang meresahkan masyarakat ini.

Dalam hal ini Hidayat telah mengambil kasus ujaran kebencian dan firnah yang lambang ditangani oleh pihak polisi. Hidayat, seusai acara “Tasyakuran 74 Tahun Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, 9 Ramadhan” di DPP PKS, Jakarta pada hari Minggu 4 Juni 2017 ini telah mengatakan “Tindakaan persekusi yang terjadi itu karena dibiarkannya mereka-mereka yang melakukan, melanggar tindakan hukum yang lain, yaitu hate speech maupun menyebarkan narasi kebencian, SARA terhadap para tokoh Islam dan habaib. Dilaporkan tapi tidak ada tindakan apapun, kemudian warga mengambil tindakan”.

Hidayat merasa yakin bahwa persekusi ini tidak akan terjadi jika pihak kepolisian lebih cepat untuk merespon laporan setiap masyarakat. Hidayat mengatakan “Itu (persekusi) semuanya adalah asap dari api”.

baca juga : 

Partai Gerindra Komentari Soal Kasus Persekusi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here