NS Ternyata Sudah Sejak 2016 Menghina dan Melecehkan Kapolri di FB!

0
630
FB
Copyright©tribun pekanbaru

NS Ternyata Sudah Sejak 2016 Menghina dan Melecehkan Kapolri di FB!

Indowarta.com – Seorang pelaku berisnisal NS (27 tahun) yang juga sebagai tersangka penghina Presiden dan Kapolri kini tengah menjalani pemriksaan. Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sulteng) mengataakn jika NS mulai memposting unggahan yang berbau provokatif di media sosial FB sudah sejak tahun 2016 lalu.

Mengenai haa ini juga deijlaskan oleh Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Soenarto saat dimintai keterangan oleh wartawan. Soenarto menuturan jika tersangka berani memposting status dengan kata provokatif setelah dirinya bergabung dengan sebuah grub FB.

Seperti diketahui jika NS ini memposting statusnya di facebook dengan nada kebencian terhadap Presdien Jokowi dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Dia memposting stausnya itu di grub facebook dan telah dibagikan ke pengguna lainnya.

WAJIB BACA :  Maksud Hati beli Motor Online, Perempuan Ini Malah Dikirimi Foto Hot Sampai Ajakan Intim!

Dalam grub tersebutlah NS yang juga seorang pegawai kontrak PT Telkom Kendari mendapatkan banyak referensi. Setelah banyak belajar dari pengguna lain di grub facebook itu akhirnya NS turut memposing status yanag menyindir Persiden dan Kapolri.

FB
Copyright©kompasregional

‘Dalam grub itu tersangka belajar dan mengamati. Dalam grub itu sendiri dia (NS) melakakan komunikasi dengan grub Muslimnet dan mengunduh sejumlah video yanag berisi ujaran kebencian mengenai kelemahan Polri dan pemerintah’ ujar Soenarto pada Selasa, 6 Juni 2017.

Seperti diketahui jika postingan FB yang berisikan penghinaan kepada Presiden dan Kapolri ditemukan oleh penyidik pada tanggal 21 Januari 2017.Setelah mengetahui identitas pelaku polisi pun langsung melakukan penyelidikan.

WAJIB BACA :  Video FB Paskibraka Terobos Lumpur Demi Kibarkan Bendera Merah Putih Ini Bikin Trenyuh!

Setelah tertangkap, NS mengakui perbuatannya tersebut dan mengakui jika akun  serta status itu adalah miliknya. Soenarto mengatakan jika pihaknya kini sudah mengantongi tiga alat bukti yakni berupa screnshoot, keterangan ahli dan keterangaan tersangka.

Sementara itu menurut keterangan jika istri NS sudah berupaya mengingatkan suaminya tersebut agar tidak mengunggah status kebencian. Namun upaya sang istri tidak dihiraukan oleh NS dan tetap saja memposting ujaran kebencian tersebut.

Sebelum ditangkap akaun FB milik tersangka sempat diblokir olleh Direktorat Cyber Crime Mabes Polri. Namun beberapa minggu setelahnya akun facebook tersebut kembali aktif dan akahirnya Polda Sultra pun bertindak tegas dengan menagkap NS.

Akibat perbuatannya itu NS terancam hukuman 6 tahaun penjara dan denda 1 miliar. Pria satu oranag anak ini dikenakan pasal tentang informasi dan Transaksi Elektronika karena telah menghina Presiden dan Kapolri melalui media sosial.

baca juga :  Muat Unsur Penghinaan Untuk Presiden dan Kapolri di FB, Warga Ini Ditangkap Polisi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here