Demokrat Tak Akan Hadiri Rapat Soal Angket KPK?

0
299
Copyrigth©SINDOnews

Demokrat Tak Akan Hadiri Rapat Soal Angket KPK?

Indowarta.com – Fraksi Partai Demokratdipastikan tidak akan menghadiri rapat perdana panitia khusus (Pansus) Angket DPR terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini, Rabu (7/6).p pasalnya fraksi yang dipimpin Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) itu hingga saat ini konsisten menolak hak Angket KPK tersebut.

sehingga mereka tidak mengirimkan perwakilannya untuk masuk ke Pansus Angket KPK tersebut. hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Pembina Partai democrat Agus Hermanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (7/6), “Partai Demokrat tetap konsisten”.

Selain itu, Agus Hermanto juga mengatakan, penolakan fraksinya tersebut sudah disampaikan saat usulan itu dibacakan di Paripurna DPR beberapa hari lalu. Hingga kini pihaknya masih konsisten untuk tidak mengirimkan anggota dari partainya menjadi Pansus Angket terhadap KPK.

Baca Juga Berita Terkini: Bertambah 7, Inilah Nama 26 Inisiator Hak Angket KPK!

Meski telah disahkan, baru ada lima fraksi yang mengirimkan wakilnya, yakni Fraksi PDIP, Fraksi Golkar, Fraksi hanura, Fraksi PPP, dan Fraksi Nasdem.

Demokrat
Copyright ©Liputan6

Fraksi Demokrat  mengatakan mereka tidak akan meniru langkah yang diambil oleh Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) yang awalnya menolak, namun belakangan ini mendukung. Agus menegaskan karena tidak terlibat, maka pihaknya tidak akan bertanggung jawab atas yang dihasilkan Pansus Angket KPK nantinya.

Karena dari awal pihaknya memang konsisten tidak menginginkan dan tidak menyetujui adanya pansus tersebut. Sedangkan untuk rapat perdana pansusu angket KPK dijadwalkan dimulai pukul 11.00 WIB tadi yang beragendakan pemilihan ketua dan wakil ketua.

Baca Juga Berita Terkini: Rapat Paripurna Hak Angket KPK Ricuh, Beberapa Anggota DPR Walk Out!

Agus menjelaskan bahwa sejak munculnya wacana pembentukan Pansus Hak Angket KPK, Demokrat tidak pernah ikeut menandatangani. Pada pertemuan-pertemuan pembahasan Pansus Hak Angket KPK, Demokrat juga tetap konsisten menyampaikan sikap tidak setuju.

Agus juga mengatakan, Demokrat menilai, KPK masih memiliki  banyak pekerjaan rumah dan keberadaan Pansus Hak Angket KPK hanya akan mengganggu kerja-kerja KPK.

Hak angket sendiri diajukan 26 anggota DPR agar KPK membuka rekaman pemeriksaan terhadap Miryam S. Haryani. Miryam merupakan anggota DPR Fraksi hanura yang saat ini menjadi tersangka pemberian keterangan palsu dalam kasus dugaan korupsi pengadaan E KTP.

Baca Juga Berita Terkini: Sikap Fahri Hamzah Soal Hak Angket KPK Rugikan PKS?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here