Sudah Digempur 3 Minggu, Marawi Tak Kunjung Dikuasai?

0
681
Marawi
Copyright©tribunnews

Sudah Digempur 3 Minggu, Marawi Tak Kunjung Dikuasai?

Indowarta.com – Upaya kini tengah dilakukan untuk menguasai kembali Kota Marawi, Filipina dri kelompok militan. Seperti diketahui jika Marawi kini tengah dikuasai oleh kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS). Pihak keamanan negara Filipina sudah melakukan pengamanan dari dua pekan yanag lalu.

Untuk membebaskan Marawi dari tangan ISIS militer Filipina terlihat serius dan tidak main-main. Militer negara ini dikerahkan mulai dari tentara darat hingga dibantu dengan serangan dari udara. Tak sendiri tenyata Amerika Serikat juga memberikaan bantuan dengan mengirimkan bantuan persenjataan.

Persenjataan yang dikirim oleh militer Amerika Serikat berupa ratusan senjata senapan mesin dan juga peluncur geranat. Dengan danya persenjataan ini tentunya akan mempermudah militer Filipina dalam memberantas ISIS di negaranya.

Namun tentara sendiri juga sudah merebut sebagian wilayah Marawi dari tangan para teroris. Meskipun begitu masih ada sejumlah wilayah yang masih dikuasai oleh kelompok militan tersebut. Hal itu karena militer Filipina mengalami kesulitan saat melakukan pertempuran dengan kelompok militan.

Marawi
Copyright©kompas

Militer mengalami kesulitan saat melakukan pertempuran melawan militan di wilayah perkotaan. Diakui jika pertempuran di wilayah perkotaan lebih sulit dibandingkan dengan pertempuran di hutan ataupun wilayah lainnya.

‘Kami harus lakukan sejumlah penyesuaian karena kondisi lapangan di Marawi sangat berbeda. Pada pertempuran ini sendiri dilakukan di wilayah perkotaan’ ujar Mayor Rowan Rimas.

Sebelumnya diperkirakan jumlah milisi di kawasan ini yakani puluhan orang. Namun setelah terjadi pertempuran sekitar akhir Mei lalu jumlah kelmpok milisi ini seakin bertambah hingga ratusan orang. Bukan berasal dri Marawi saja namun milisi juga berasal dri etnik Tausug dan Yakan di kabupaten Sulu atau sering disebut kelompok Abu Syayaf.

Cukup diketahui jika dibalik kekuatan milisi di daerah Marawi ini karena ada Maute Bersaudara. Dia merupakan anggota dari Kalan Maranao yang pernah besekolah di Timur Tengah. Namun kelompok milisi sendiri sangat pintar dalam merekrut anak-anak muda.

Mereka meruoajan generasi baru yanag merasa frustasi dan memilih jalan yang berbeda yakni memilih jalan lebih keras. Mereka pera milisi bertemu dengan anak-anak muda dan meminta agar mereka menghentikan perjuangan memebela Filipina dan dengan jaminan dilindungi oleh komunitas muslim di Marawi.

baca juga :Berita Terkini: Serangan di Marawi Tewaskan 1 Polisi, Warga Diminta Untuk di Rumah!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here