Amien Rais Sebut Adanya ‘Kebusukan’ di KPK!

0
789
Copyright ©Merdeka

Amien Rais Sebut Adanya ‘Kebusukan’ di KPK!

Indowarta.com – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menanggapi dengan santai komentar dari mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang mendatangi DPR RI, pada Rabu siang, 7 Juni 2017.

Kedatangan Amien ke Dewan guna membahas penguatan Panitia Khusus Hak Angket KPK mengkhawatirkan adanya kepalsuan dan ‘kebusukan’ di tubuh lembaga antirasuah tersebut.

Menurut Febri, KPK sudah sering dituding oleh pihak-pihak tertentu, yang disebutkan dalam dakwaan atau tuntutan. Menurutnya, tudingan semacam itu tidak begitu penting.

Ia juga mengatakan, institusinya tetap bekerja berdasarkan dengan bukti yang juga dimunculkan dalam setiap persidangan. Tak terkecuali sidang kasus korupsi pengadaan alat kesehatan uang menyeret nama Amien Rais.

Amien Rais
Copyright©Poskota

Seperti yang telah diketahui, dalam kasus yang menjerat mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari itu, jaksa penuntut umum KPK menyebutkan Amien Rais telah mendapatkan aliran dana sebesar Rp 600 juta.

WAJIB BACA :  Sedang Diretas, Cuitan KPK Soal Aloe Vera Sudah Dihapus!

Uang korupsi itu juga disebutkan mengalir ke Soetrisno Bachir, Nuki Syahrun, anak Siti Fadilah benama Tia Nastiti, serta ke Yayasan Soetrisno Bachir Foundation. Febri mengatakan pihaknya akan fokus terlebih dahulu untuk pembuktian kesalahan terdakwa.

Saat kunjungannya ke DPR, Amien mengatakan KPK hebat dari masa ke masa, namun ‘busuk’ di internal. selain itu dia juga mempertanyakan soal keberanian KPK menuntaskan kasus Bank Century, Sumber Waras, reklamasi Teluk Jakarta, hingga soal Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Menurut mantan Ketua MPR RI tersebut, KPK hanya berani menangi kasus operasi tangkap tangan (OTT) bernilai Rp 50 juta hingga Rp 100 juta. Amien Rais mengaku melihat ada kepalsuan dan ‘kebusukan’. Hal itu perlu dibuktikan melalui Pansus Hak Angket yang hampir diikuti semua fraksi.

WAJIB BACA :  Pembentukan Densus Antikorupsi Masih Belum Diperlukan?

Selain itu, Amien juga mengatakan, “Pesan saya pertama, kalau bisa KPK lembaganya dipertahankan. Kedua, kalau ternyata isi KPK tidak sewangi citranya, banyak kebusukan, banyak pembusukan,  nanti kita kaji ulang”.

Pria berusia 73 tahun tersebut mengatakan, setelah Pansus Angket mulai bekerja, nanti akan banyak yang melapor soal kinerja KPK. Sehingga menurutnya, nanti akan ketahuian apakah benar institusi itu pahlawan hukum dengan bau wangi atau sebaliknya.

Baca Juga Amien Rais Akan Selesaikan Masalahnya Usai Umrah!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here