UKP Pancasila Rawan Disalahgunakan Untuk Pemenangan Partai tertentu?

0
177
UKP Pancasila
Copyright ©kbr

UKP Pancasila Rawan Disalahgunakan Untuk Pemenangan Partai tertentu?

Indowarta.comUKP Pancasila kini sudah diadakan oleh Presiden Joko widodo (Jokowi). Namun disisi lain dnegan adanya Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKK-PIP) memunculkan tanggapan dari sejumlah pihak.

Seperti tanggapan dari mantan Staf Presiden ke enam Indoensia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Andi Arief. Dia mengatakan sekaligus mengingatkan pemerintah seharusnya memami apa yang terjadi  pada bangsa Indoensia dan banyak persoalan yang harus diatasi dengan tepat dan benar.

Andi mengatakan jika masyarakat sekarang membutuhkan keadilan dan oleh sebab itu pemerintah semestinya tahu apa yang tengah dibutuhkan oleh rakyatnya. ‘Saya khawatir Dokter salah diagnose, Pancasila sebagaiobat bisa keliru’ tulis Andi dalam akun Twitternya @andiariefaa pada Rabu, 7 Juni 2017.

Maksud dari cuitannya itu menanggapi pembentukan lembaga yang ada hubungannya Pancasila baru-baru ini. Dia beranggapan jika UKP Pancasila bukanlah solusi yang dibutuhkan oleh rakyat yang kini tengah membutuhkan keadilan. Bukan hanya itu saja Andi juga khawatir jika UKP-PIP ini nanti akan disalahgunakan.

UKP Pancasila
Copyright ©kbr

UKP Pancasila ini antinya bisa saja disalahgunakan untuk kepentingan politik tertentu. Merurutnya lembaga ini bisa digunakan oleh sejumlah partai politik sebagai alat pemenang dan mereka pun bisa memakai nama Pancasila untuk memperoleh suara.

UKP-PIP ini nanti bisa jadi akal-akalan untuk alat pemenagan partai tertentu. Dengan mengatasnamakan Pancasila mereka akan denagan mudah masuk ke cakupan RT/RW untuk memperoleh suara’ ujarnya.

Sementara itu sebelum Jokowi telah meresmikan adanya lembaga Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKK-PIP). Dilakukan pelantikan sejumlah tokoh penting didalamnya mulai dari Ketua UKP-PIP hingga Pengarah UKP P-PIP. Pelantikan sejumlah tokoh ini sendiri dilakukan di Istana Negara, Jakarta pada Rabu, 7 Juni 2017.

Tokoh yang dilantik untuk mengisisi sejumlah posisi UKP Pancasila diantaranya Megawati Soekarnoputri sebagai pengarah UKP-PIP , Yudi Latif Ketua UKP-PIP dan masih banyak lagi. Sementara itu banyak pula yang mengatakan jika unit ini sama dengan lembaga yang ada pada masa orde beru.

Namun Yudi Latif selaku Ketua UKP-PIP ini menuturkan jika itu unit ini berbeda pada masa pemerintahan Presiden Soeharto. Dia menjelaskan jika UKP Pancasila ini lebih menjadi dapur atau pengawas untuk mengatur wawasan nasional yang sudah dijalankan oleh artai yanag ada.

Baca juga : Yudi Latif Pastolam UKP Pancasila Berebeda dario Program Era Orde Baru!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY