Krisis Qatar yang Makin Sulitkan Negara Non Muslim Selain Arab!

0
2535
Copyright ©Antaranews

Krisis Qatar yang Makin Sulitkan Negara Non Muslim Selain Arab!

Indowarta.comPerseteruan diplomasi yang terjadi di kawasan Teluk berupa pengucilan Qatar oleh sejumlah negara Arab lainnya menempatkan negara-negara muslim non-Arab dalam posisi pelik. Pasalnya, Malaysia dan Pakistan terancam harus memihak.

Sementara untuk Indonesia sendiri berusaha bersikap netral antara Arab Saudi dan Iran. Negara-negara muslim non-Arab juga ikut terjebak dalam krisis Qatar ini. Malaysia dan Pakistan tengah menghadapi dilema terbesar menyusul kedekatan kedua negara dengan Riyadh dan Doha.

Pada bulan Februari lalu, Malaysia menerima kunjungan Raja Salman uang menandai kunjungan Kerajaan Arab Saudi pertama sejak lebih dari satu dasawarsa. Selang sebulan, Kuala Lumpur menandatangani kerja sama pertahanan dengan Qatar.

Sedangkan menurut keterangan seorang sumbr di pemerintah Malaysia mengatakan, upaya Kuala Lumpur memperkuat hubungan dengan Qatar, termasuk kunjungan menteri luar negri bulan lalu, akan menjadi boomerang.

krisis Qatar
Copyright ©Kabar24

Krisis Qatar dengan lima negara Arab diyakini merupakan strategi tidak langsug untuk mengisolasi Iran dan menempatkan negra muslim non Arab.

Menurut James Dorsey, pengamat senior S Rajaratnam School of International Studies, Singapura, mengatakan bahwa Saudi melihat Iran sebagai sumber ancaman teror yang lebih besar lebih besar ketimbang ISIS. Dan banyak begara Muslim non-Arab yang mungkin tidak sepakat dengan hal itu.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Selasa (6/6) mendapatkan telepon dari Menlu Iran Mohammad Javad Zarif guna membahas krisis Qatar tersebut. Jakarta lalu menyerukan rekonsiliasi dan dialog untuk meredakan ketegangan.

Sementara Pakistan yang memiliki hubungan erat dengan Riyadh juga tak ingin memancing amarah Iran maupun Qatar. Islamabad tahun lalu menandatangani perjanjian dagang dengan Doha untuk mengimpor 3,75 juta ton gas alam cair.

Maka dari itu Islamabad memilih sikap diam dalam menyikapi krisis Qatar tersebut. menurutnya, hanya ada satu pilihan untuk Pakistan, yakni bersikap netral.

Krisis Qatar ini terjadi lantaran sejumlah negara memutuskan hubunjgan diplomatic dengan negara ini. Negara-negara yang memutuskan hubungan tersebut lantaran menudng Qatar mendukung terorisme yang dapat membahayakan Timur Tengah.

Akibat pemutusan hubungan diplomatic tersebut, berbagai sisi terkena imbasnya. Hingga kini belum diketahui secara pasti sampai kapan krisis dan pemutusan hubungan diplomati ini akan berlanjut.

Baca Juga Krisis Qatar, Jusuf Kalla Meminta WNI di Arab dan Qatar Tetap Tenang!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here