Prabowo Hingga Ibas Kumpul di Rumah Ketua Umum PAN, Ngapain?

0
559
Prabowo
Copyright©wartaumat

Prabowo Hingga Ibas Kumpul di Rumah Ketua Umum PAN, Ngapain?

Indowarta.com – Sejumlah Petinggi partai politik berkumpul di kediaman Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan pada Rabu malam, 7 Juni 2017. Dalam pertemuan itu sendiri juga dihadiri oleh Prabowo dan sejumlah petinggi partai poltik lainnya.

Selain Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto juga ada enam petinggi yang berasal dari partai politik berbeda. Mereka diantaranya Zulkifli Hasan (Ketum PAN), Muhammad Iskandar (Ketum PKB), Oesman Sapta Odang (Ketum Hanura), Romahhurmuziy (Ketum PPP), Sohibul Iman (Presiden PKS) dan Eddhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas (Ketua Fraksi Demokrat).

Terlihat ketujuh petinggi partai politik tersebut melakukan pertemuan di kediaman Zulkifli pada Rabu malam. Pertemuan tersebut dilakukan sehari sebelum Pansus RUU Pemilu guna untuk mengambil keputusan soal sederet permasalahan isu krusial.

Mengenai hal ini juga dikatakan oleh Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi. Dia menuturkan jika para petinggi partai politik menghadiri pertemuan tersebut agar isu krusial RUU Pemilu tidak dilakukan voting.

Prabowo
Copyrigth©klikkabar

‘Untuk mengupayakan proses musyawarah mufakat dan keversamaan antar parpol. Dengan saling tenggang rasa akan membuat RUU pemilu mampu terakomodasi eleh seluruh parpol’ ujarnya apda Kamis, 8 Juni 2017.

Pada pertemuan yang juga dihadiri oleh Prabowo ini dibenarkan oleh Viva. Dalam pertemuan itu dibahas mengenai sejumlah isu RUU pemilu. Sedangakan mengenai hasilnya ada sejumlah keputusan yang diambil berdasarkan kesepakatan seluruh petinggi parttai politik yang hadir.

Kesepakatan tersebut diantaranya mulai dari sistem pemilu, presidential threshold hingga parliamentary threshold. Mengnai petemuan ini juga dibenarkan oleh Ketua Fraksi Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.

Ibas menuturkan jika pertemuan tersebut dilakukan demi mewujudkan sistem pemilu yang jujur dan adil kedepannya. ‘Siahturahmi yang dilakukan oleh siapapun itu sah-sah saja. Pertemun itu sejauh ini dengan tujuan yang besar yakni menata rancangan Undang-Undang pemilu yang benar dan transparan yang mengarah kepada pemilu yang jujur dan adil’ ujarnya.

Sementara itu peretemuan yaag juga dihadiri oleh Prabowo dan sejumlah petinggi partai politik lainnya ini menimbulkan tiga opsi yang masih diperdebatkan. Ketiganya ialah proposional terbuka, proposional tertutup dan proposiaonal terbuka terbatas.

baca juga : Berita Terkini: Ridwan Kamil Jawab Tudingan Soal ‘Durhaka’ Pada Partai Gerindra dan Prabowo!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY