Berita Terkini: Pengelola Masjid Istiqlal Tak Izinkan Aksi Bela Ulama Hari Ini!

0
1235
Copyright ©Merdeka

Pengelola Masjid Istiqlal Tak Izinkan Aksi Bela Ulama Hari Ini!

Indowarta.com – Pengelola Masjid Istiqlal mematikan tidak akan memberikan izin Aksi Bela Ulama yang rencananya akan dilakukan pada hari ini, Jumat 9 Juni 2017. Pengelola telah mengirimkan surat pnolakan kepada Presidium Alumni 212.

Protokoler Masjid Istiqlal Abu Hurairah mengatakan Masjid Istiqlal telah memiliki agenda rutin yang tidak dapat diganggu pada hari Jumat hari ini. Akan tetapi ia tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kegiatan apa saja yang dilakukan.

Surat tersebut beredar melalui jejaring internet, termasuk berbagai media sosial dan pesan berantai via WhatsApp. Tampak kop surat tersebut bertulsikan ‘Masjid Istiqlal’. Surat tersebut punya keterangan perihal ‘Peminjaman tempat Masjid Istiqlal’, dan ditandatangani oleh ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal H Rusli Effendi, SPdI, SE, MSi.

Selain itu terdapat penanda berwarna hijau di salah satu kalimat di surat tersebut, yakni terdapat kalimat ‘kami mohon maaf tidak dapat dipertimbangkan’. Penolakan pihak Masjid Istiqlal tersebut juga dibenarkan oleh juru bicara Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI.

penolakan Masjid Istiqlal
Copyright ©detik

Tak hanya mendapatkan penolakan dari pihak Masjid Istiqlal saja, polisi juga melarang massa menggelar Aksi Bela Ulama. Namun Ketua Presidium Alumni 212 Ustadz Ansufri Idrus Sambo sebelumnya mengatakan acara tersebebut akan tetap di gelar karena merupakan hak konstitusional.

Menurutnya, aksi tersebut menyatakan pendapat yang diatur dalam UUD 1945. Menurutnya Aksi Bela Ulama kali ini tidak bisa dilarang karena justru akan melanggar konstitusi tersebut.

Dalam Aksi Bela Ulama, akan digelar tablig akbar, lalu zikir dan doa. Dalam acara ini juga akan disampaikan pernyataan sikap dari Presidium Alumni 212 mengenai kasus dugaan konten hot yang tengah melibatkan pimpinan Front Pembela Islam (FPI).

Ansufri tidak sepakat jika aksi itu disebut intervensi terhadap penegak hukum. Sebab menurutnya dari awal kasus tersebut tidak berjalan dengan benar.

Dia juga meminta pihak kepolisian menggelar pekara secara khusus dengan cara terbuka dan mengundang para ahli. Menurutnya, dengan begitu, publik dapat melihat dan mengetahui kasus tersebut.

Seperti yang telah diketahui, Habib Rizieq Shihab telah ditetapkan sebagai tersangka kasus chat hot yang diduga melibatkan dirinya dengan seorang wanita yang diyakini merupakan Firza Husein.

Baca Juga Polisi Siagakan Keamanan Antisipasi Aksi bela Ulama 96!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here