Aksi Bela Ulama 96 Tak Seramai Aksi Sebelumnya, Kenapa?

0
1119
Copyright ©detik

Aksi Bela Ulama 96 Tak Seramai Aksi Sebelumnya, Kenapa?

Indowarta.com – Aksi Bela Ulama 96 digelar di Masjid Istiqlal. Dalam aksi tersebut rencananya juga launching panitia penyambutan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Namun aksi kali ini terbilang relatif sepi dibandingkan dengan aksi-aksi sebelumnya.

Sebelumnya, massa sempat menggelar aksi 411, 112, 212, hingga 313 yang selalu dipadati oleh Jemaah. Di Masjid Istiqlal pada Jumat (9/6) saat shalat Jumat massa memenuhi masjid, seperti biasanya. Namun setelah shalat Jumat selesai, massa banyak yang memilih untuk pulang.

Selain itu di Masjid Istiqlal sendiri setelah shalat jumat ada kajian fiqih. Peserta yang mengikuti kajian itu juga tak begitu padat, masih banyak lowing di dalam masjid. Kajian tersebut dibuat oleh pengurus masjid.

Sementara itu di luar masjid, pengacara Rizieq Shihab, Eggi Sudjana memberikan jumpa pers. Eggi meminta agar kasus yang menjerat Imam Besar FPI tersebut dihentikan. Kemudian dia membandingkan dengan Ahok yang bahkan sampai menjadi terdakwa tidak ditahan, tetapi kini kleinnya seperti dicari-cari.

Aksi Bela Ulama 96
Copyright ©Okezone

Setelah memberikan keterangan, Eggi pun beranjak pergi. Sementara sejumlah massa Aksi Bela Ulama 96 masih berkumpul di luar. Mereka tamoak mengerumuni mobil komando. Namun taka da orasi maupun ceramah dari atas mobil tersebut.

Sekitar pukul 14.00 WIB, suasana di lokasi masih kondusif. Beberapa Jemaah juga terlihat duduk-duduk di tempat yang adem.

Aksi itu disebut sebagai bentuk perlawanan pasca penetapan Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka dalam kasus chat hot di situs baladacintarizieq.

Sebelumnya, protokoler Masjid Istiqlal Abu Hurairah memastikan tidak akan memberikan izin untuk Aksi Bela Ulama 96. Ia nhanya mengatakan Masjid Istiqlal telah memiliki agenda rutin yang tidak dapat diganggu gugat.

Ketua Pesidium Alumni 212 Ansufri Idrus Sambo mengaku kecewa dengan pelarangan izin tersebut. padahal pihaknya tak mempermasalahkan jika harus mengikuti agenda masjid agar dapat memanfaatkan ruang yang kosong. Namun rupanya izin tetap tidak diberikan oleh pengurus masjid.

Plt DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sebelumnya juga menyarankan agar Aksi Bela Ulama 96 tersebut dilakukan dalam bentuk doa bersama untuk Indonesia yang lebih damai lagi kedepannya. Apalagi mengingat saat ini merupakan bulan Ramadhan, jadi sebaiknya aksi dilakukan dnegan hal yang bermanfaat.

Baca Juga Cerita Zainab Soal Aksi Bela Ulama 96!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY