Simak Nih. .Perbedaan Utama Kamera Mirorless dan DSLR!

0
405
Kamera Mirorless
Copyright ©kompastekno

Simak Nih. .Perbedaan Utama Kamera Mirorless dan DSLR!

Indowarta.com – ‘interchangeable lens camera’ (ILC) tentunya sudah tak asing lagi bagi pecinta dunia fotografi. Kamera yang sering dikenal dengan istilah Kamera Mirorless ini merupakan salah satu kamera yang lennsanya dapat diganti-ganti sesuai keinginan.

Dengan pernyataan tersebut yang terbayang tentunya kamera DSLR beserta dengan jajaran lensa berukuran bear dan berat.  Namun asal diketahui jika ILC sendiri dapat digolongkan menjadi dua jenis dan yang banyak dikenal yakni Digital Single-Lens Reflex (DSLR).

Namun beberapa tahun terakhir Kamera Mirorless atau ILC telah meluncurkan jenis keluaran terbaru dengan ukuran yang lebih kecil dan simple. Kategori kamera ini lazim dikenal dengan istilan Mirorless ILC atau MILC.

Mirorless sendiri merupakan DSLR yang dihilangkan bagian pematulan cahayanya atau mirrorbox.Tanpa adanya mirrorbox ini dapayt membuat ukuran Kamera Mirorless menjadi lebih kecil dibandingkan dengan DSLR yang terlihat besar dan berat. Fungsi dari mirrorbox sendiri untuk membelokan cahaya dari lensa jendela bidik optis.

 Kamera Mirorless
Copyright ©kompastekno

Tanpa adanya mirobox ini Mirorless tentunya memiliki pebedaan dengan kamera DSLR. Seperti yang terlihat yakni terkait bentuknya yakni mirrorless berukuran lebih kecil dibandingkan dengan pendahulunya DSLR. Terlihat kontruksi lebih sederhana karena tak disertakannya komponen mekanik mirrorbox.

Kemudian perbedaan lainnya yakni mirrorless taka mempunyai jendela optic yakni OVC, optical dan viewfinder. Dengan tak adanya jendela bideik optic ini proses pembidikan pun dilakukan melalui layar LCD atau jendela bidik elektonik atau EVF.

Jika dilihat cara kerjanya EVF sebenarnya mempunyai kesamaan dengan layar LCD. Prosesnya sama yakni untuk menyalurkan gambar dan yang menjadi pembeda yakni penempatan dan ukuran serta dibuat serupa jendela bidik optis untuk dikeker.

Pada Kamera Mirorless menggunakan EVF juga mendapat kelebihan tersendiri. Kelebihan tersebut seperti pengguna bisa langsung melihat perubahan hasil exposure yang akan menyesuaikan dengan parameter seperti halnya aperture ISO atau white balance.

Bukan hanya itu saja penggunanya juga dapat menambahkan informsi yang berguna seperti level indikator atau histogram guna memandu exposure. Sedangkan kekurangannya yakni lebih boros karen kamera ini senantiasa mengaktifkan sensor.

baca juga : Vivo V5 Plus Akhirnya Resmi Dijual Di Indonesia, Cek Harganya Disini !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here