Berita Terkini: Polisi Akan Segera Periksa Hary Tanoe Soal SMS Ke Penyidik Kejaksaan Agung!

0
4413
Copyright ©CNN indonesia

Polisi Akan Segera Periksa Hary Tanoe Soal SMS Ke Penyidik Kejaksaan Agung!

Indowarta.com – Pendiri MNC Group Hary Tanoesoedibjo dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan di Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri hari ini, Senin 12 Juni 2017. Ia akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus SMS bernada ancaman kepada Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto.

Pemeriksaan Hary Tanoe ini juga dibenarkan oleh Kepala bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul, “Iya rencananya dipanggil untuk diperiksa”. Ia diperiksa mulai sekitar pukul 09.00 WIB.

Diketahui, awalnya Yulianto mendapakan pesan singkat dari orang yang tak dikenalnya pada 5 Januari 2016 sekitar pukul 16.30 WIB.

Baca Juga Berita Terkini: Benarkah Hary Tanoe Jadi ‘Kaki Tangan’ SBY Seperti Penuturan Antasari Azhar ?

Isi dari pesan singkat tersebut yakni, “Mas Yulianto, kita buktikan siapa yang salah dan siapa yang benar. Siapa yang profesional dan siapa yang preman. Anda harus ingat kekuasaan itu tidak akan langgeng.”.

Copyright ©Poskota News

“Saya masuk ke politik antara lain salah satu penyebabnya mau memberantas oknum-oknum penegak hukum yang semena-mena, yang transaksional yang suka abuse of power. Catat kata-kata saya di sini, saya pasti jadi pimpinan negeri ini. Di situlah saatnya Indonesia dibersihkan.”

Awalnya pesan singkat tersebut diabaikan oleh Yulianto, namun, pada 7 Januari dan 9 Januari 2016, dia kembali mendapatkan pesan singkat, kai ini melalui aplikasi chat WhatsApp, dari nomor yang sama. Isi pesannya sama, hanya ada tambahannya.

“Kasihan rakyat yang miskin makin banyak, sementara negeri lain berkembang dan semakin maju”. Setelah menyecek, Yulianto yakin pesan tersebut dikirim oleh Hari Tanoe.

Baca Juga Ikuti Jejak Donald Trump, Hary Tanoe Inginkan Jadi Presiden Republik Indonesia !

Atas dasar itulah, Yulianto kemudian melaporkan Hary tanoe ke Siaga Bareskrim Polri atas dugaan melanggar Pasal 29 undang-unang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE). Laporan Yulianto tersebut terdaftar dengan nomor LP/100/I/2016/Bareskrim.

Hotman Paris Hutapea selaku kuasa hukum Hary Tanoe membenarkan bahwa pesan tersebut dikirim oleh kliennya. Namun, Hotman membantah jika isi dari pesan tersebut berupa ancaman untuk menakut-nakuti.

Pesan tersebut lebih ke janji Hary kepada negeri ini jika dirinya berkuasa akan membersihkan aparat penegak hukum. Menanggapi laporan tersebut, Hary melaporkan balik Jaksa Agung Muhammad Prasetyo dan Yulianto, ke Bareskrim.

Baca Juga Hary Tanoesoedibjo Inginkan iNews TV Jadi Saluran TV Berita Nomor Satu Di Indonesia !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here