Hary Tanoe Bantah Terlibat kasus Restitusi Pajak Mobile 8!

0
414
Copyright ©Widiynews

Hary Tanoe Bantah Terlibat kasus Restitusi Pajak Mobile 8!

Indowarta.com – Pendiri MNC Group Hary Tanoesudibjo telah diperiksa sebagai saksi terlapor oleh penyidik Direktorat Tipidsiber Polri terkait dengan pesan singkat kepada jaksa yulianto. Ia juga membantah hubungannya dengan kasus dugaan korupsi restitusi pajak PT Mobile-8 Telecom.

Diketahui jika Yulianto merupakan jaksa yang menangani kasus Mobile-8 pada tahun 2005 dan 2016 lalu. Hary Tanoe mengatakan bahwa dirinya telah berjuang dengan segala pengorbanan dipolitik, di mana kemudain ia disangkut pautkan dengan kasus Mobile 8 yang sebenarnya menurutnya bukan kasus. Dan tidak ada sangkut pautnya dengannya.

Saat kasus Mobile-8 bergulir, Hary Tanoe saat itu merupakan komisaris perusahaan tersebut. kelanjutan kasus ini terhenti pada akhir tahun 2016 lantaran putusan praperadilan meminta Kejagung menghentikan kasus teresebut.

Baca Juga Hary Tanoesoedibjo Inginkan iNews TV Jadi Saluran TV Berita Nomor Satu Di Indonesia !

Kemudian pada tahun 2016, Yulianto melaporkan Hary lantaran mengirimnkan pesan singkat bernada ancaman. Namun Hary sendiri membahntah jika SMS tersebut merupakan ancaman.

Copyright ©Poskota News

Ketua Umum Perindo ini kemudian mempertayakan barang buti berupa telepon genggam milik Yulianto yang belum pernah ia lihat. “Seharusnya dia mau menyerahkan HP-nya sebagai barang bukti,” ujar Hary Tanoe.

Ia mengirimkan SMS tersebut lantaran ingin memberitahukan alasan dirinya masuk ke dunia politik. Menurut pengakuannya, ia rela berkorban terjun ke dunia politik untuk menegakkan hukum.

“Lo, sudah berkorban begitu kok malah dikaitkan dengan Mobile-8 yang saya yakini bukan kasus dan tidak ada sangkut-pautnya dengan saya. Terima kasih,” tutup Hary.

Diketahui, Hary Tanoe hari ini, Senin 12 Juni 2017 menjalani pemeriksaan soal kasus SMS bernada ancaman yang dikirimkannya. Ia menjalani pemeriksaan semala sekitar 3 jam di kantor sementara Dittipidsiber Bareskrim, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

SMS yang dituding bernada ancaman trsebut dikirim Harie Tanoe pada 5 Januari 2016. Pesan yang dikirimkan oleh Bos MNC Group diklaim lebih ke janji kepada Indonesia jika dirinya berkuasa akan membersihkan aparat penegak hukum.

Yulianto mengaku mendapatkan SMS bernada ancaman tersebut sebanyak tiga kali, pada 5, 7, dan 9 Januari 2016. Menanggapi laporan tersebut, Hary balik melaporkan Jaksa Agung Muhammad Prasetyo dan Yulianto ke Bareskrim.

Baca Juga Berita Terkini: Polisi Akan Segera Periksa Hary Tanoe Soal SMS Ke Penyidik Kejaksaan Agung!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here