Caption Buni Yani di FB Disebut Sebarkan Permusuhan SARA!

0
959
Buni Yani
Copyrigt©kompas

Caption Buni Yani di FB Disebut Sebarkan Permusuhan SARA!

Indowarta.com Buni Yani kini tengah menghadapi proses pengadilan dan telah didakwa mengubah video pidato Basuki Thahaja Purnama alias Ahok. Bukan itu saja Buni juga didakwa telah menyebarkan ujaran kebencian atau permusuhan berdasarkan suku , ras dan antargolongan (SARA).

Disebutkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) jika penyebaran ujaran kebencian berawal saat Buni Yani menulikan terkait caption video Ahok yang dituliskan dilaman facebook pribadinya. Awalnya Buni mengunduh video pidato Ahok.

Video pidato Ahok tersebut diunggah oleh Diskominfomas Penprov DKI Jakarta pada Kamis, 6 Oktober 2016 lau. Kemudian Buni mengedit video tersebut dengan mengurai durasinya yang semula 1 jam 48 menit menjadi 30 detik.

WAJIB BACA :  Punya Desain Baru, Google Maps Kini Semakin Mudah Untuk Digunakan!

Lebih tepatnya video itu di ambil dari menit ke 24 sampai dengan menit ke 25. Kemudian setelah mengubahnya Buni mengungah video tersebut ke laman facebook miliknya. Tak hanya mengunggah namaun pria ini juga menambahkan caption di unggahan video itu.

Buni Yani
Copyright©klimg

‘Penistaan terhadap Agama? ‘Bapak Ibu (pemilih muslim).. dibohongi surat al Maidah 51’….(dan’ masuk neraka (juga bapak ibu) dibodohi’. Kelihatannya nanti akan terjadi sesuatu yang kurang baik dengan video yang satu ini’ caption Buni Yani.

Sedangkan surat dakwaan Buni Yani sendiri telah dibacakan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jawa Barat pada Selasa 13 Juni 2017. Surat dakwan dibacakan oleh Andi Muh. Tufik selaku Jaksa dalam persidangan tersebut. Disebutkan jika Buni telah menimbulkan kebencian atau permusuhan umat islam.

WAJIB BACA :  Punya Desain Baru, Google Maps Kini Semakin Mudah Untuk Digunakan!

‘Menghilangkan kata ‘pakai’ dan menambahkan caption dalam video itu yang dipermsalahkan. Dengan itu terdakwa menimbulkan kebencian atau permusuhan umat Islam dengan Basuki Thahaja Purnama yang beretnis Thionghoa yang beragama non islam’ ujarnya pada Selasa, 13 Juni 2017.

Mengenai permusuhan jaksa Andi saat itu menggambarkan melalui sejumlah komentar terhadap unggahan Buni Yani. Seperti salah satu komentar dari akun FB Nong Darol Mahmada yang mengatakan jika pernyataan Ahok dipelintir dan telah disesatkan.

Buni Yani sendiri didakwa telah melanggar pasal 28 ayat duan juncto 45 ayat 2 UU nomer 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronika. Belum selesai nantinya Buni akan menjalani sidang berikutnya terkait kasus ujaran kebencian yang didakwakan kepadanya.

baca juga :Buni Yani Merasa Dirinya Sedang Dipersulit!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here