Tolak Hak Angket, Partai Demokrat Minta Jokowi Tambahkan penyidik KPK!

0
233
Partai Demokrat
Copyright ©detik

Tolak Hak Angket, Partai Demokrat Minta Jokowi Tambahkan penyidik KPK!

Indowarta.com – Kali ini Fraksi Partai Demokrat di DPR rencananya akan menolak pengguliran hak angket terhadap KPK. Dengan penolakan ini Partai Demokrat justru akan meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menambah penyidik KPK.

Partai Demokrat meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak dilemahkan mengenai hak angket ini. Untuk itu partai ini mengaharapkan Jokowi agar menambah jumlah penyidik lembaga antirasuah.

Mengenai hal ini juga dikatakan oleh Wakil Sekertaris Jenderal (Wasekjen) Demokrat Didi Irwandi Syamsuddin saat ditemui eelh wartawan. Dia mengungkapkan jika sejumlah fraksi yang mendorong angket merupakan partai di jalan pemerintahan atau partai pendukung pemerintahan.

WAJIB BACA :  Kenapa Warga Tak Boleh Rangkul Presiden Jokowi Saat Foto Bersama?

Didi sekaligus meminta kepada Presiden Jokowi untuk memberikan arahan kepada partai pendukung angket. Dia berfikir sebaiknya partai pendukung hak angket supaya menhentikan pengguliran hak angket dan beralih mendukung penguatan KPK.

Partai Demokrat
Copyright ©detik

Akan lebih baik jika Presiden (Jokowi) mengingatkan guna kepentingan besama, mengingatan kepada sejumlah partai pendukungnya. Dengan mengatakan sebenarnya lebih baik mendukung penguatan KPK dibandingkan memaksakan hak angket’ ujarnya pada Rabu, 14 Juni 2017.

Partai Demokrat melakukan hal ini karena hak angket sendiri terasa dipaksakan oleh partai pendukungnya. Kemudian Didi melanjutkan dengan menyinggung janji kampanye Jokowi saat mencalonkan diri menjadi Presiden RI terkait penambahan jumlah penyidik KPK.

Saat inilah Didi merasa janji tersebut perlu dibuktikan dan ini waktu yang tepat untuk Jokowi memenuhi janji akan menambah penyidik KPK. ‘Lebih baik jika Presiden segera meminta beberapa partai pendukungnya untuk mendukung peningkatan penyidik KPK secara sepenuhnya. Itu juga merupakan janji Presiden saat itu’ sambung Didi.

WAJIB BACA :  OTT, KPK Tangkap Istri Sekaligus Gubernur Bengkulu!

‘Pansus hak angket akan menjadi pertaruhan besar untuk DPR. Pasalnya didalam ada sejumlah partai pengusung Pansus hak angket KPK dan itu menjadi pertaruhan besar untuk tetap konsisten melawan korupsi’ tutup Didi.

Didi yang berasal dari Partai Demokrat ini juga mengkritik Pansus KPK yang dinilainya data menggangu proses penegakan hukum yang tengah dilakukan KPK. Seperti diketahui jika banyak kasus besar korupsi yang ditangani oleh KPK dan tidak ada yang menggangunya. Dan kali ini hadir Pansus Angket KPK yang nantinya akan ikut andil dalam sejumlah penyidikan.

baca juga :  Partai Gerindra Tak Terima Disebut Plin plan dalam Hak Angket KPK!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY