Kemendikbud Beberkan Kabar Miring Soal Pendidikan Agama Akan Dihapus!

0
505
Pendidikan Agama Dihapus
Copyright ©beritaharian

Kemendikbud Beberkan Kabar Miring Soal Pendidikan Agama Akan Dihapus!

Indowarta.com – Kini muncul kabar jika pendidikan agama akan dihapus di seluruh lembaga sekolah tanah air. Mengenai kabar Pendidikan Agama Dihapus ini langung ditanggapi oleh Kementerian Pedidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Kemendikbud langsung menanggapi kabar miring mengenai Pendidikan Agama Dihapus seiring ditetapkannya kebijakan sekolah selama 8 jam sehari dalam lima hari sepekan. Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kemndikbud Ari Santoso mengatakan jika merupakan tindakan tidak tepat.

‘Pemberitaan tersebut saya rasa tidak tepat karena ada konteks yang terlepas dari Mendikbud estelah rapat kerja (raker) dengan komisis X’ ujarnya pada Rabu, 14 Juni 2017.

Dia menututukan jika upaya meniadakan pendidikan agama saat itu tidak dibahas. Upaya untuk meniadakan pendidikan agama tidak terdapat dalam agenda reformasi sekolah yang dirahakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi.

Pendidikan Agama Dihapus
Copyright ©swarga

Tak ada pernyataan dari Muhadjir Effendi yang menyatakan mengeni Pendidikan Agama Dihapus. Ari menuturkan jika konteks pernyataan yanag disampaikan Mendikbud mengenai pendidikan agama bukan untuk dihapuskan. Namun pernyataan itu merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Pemendikbud) Nomer 23 tahun 2017.

Pada saat rapat kerja saat itu justru pendidikan kegamaan selama ini dirasa kurang jam pelajaran dan akan ditambah pada jam ekstrakulikuler. ‘Justru pendidikan agama yang selama ini dirasa kurang dalam jam pelajaran. Pelajaran agama itu akan diperkuat melalui ektrakulikuler keagamaan’ ujar Ari.

Ari uga mengungkapakn jika pada saat itu Menteri mencontohkan penerapan pendidikan karakter yang dilakukan oleh sejumlah lembaga sekolah di beberapa kabupaten di Indoensia. Seperti di Kabupaten Siak yang memberlakuakan belajar hanya sampai pukul 12 kemudian melanjutkan belajar agama dengan para uztads.

Siswa diberikan makan siang dan dana diambil dari APBD daerah tersebut. Pernyataan Muhandjir tersebut dianggap sesuai dengan pasal 5 ayat 6 dan 7  Pemendikbud tentang Hari Sekolah yang mendorng karakter religius melalui ekstrakulikuler.

Maka dari itu kabar Pendidikan Agama Dihapus ini tidak sesuai dengan apa yang dibahas pada rapat kerja. Pada kesimpulannya Pemendikbud mengamanatkan agar sekolah dan juga lembaga pendidikan dapat menyelenggarakan pendidikan karakter yang sesuai dengan karakter religius dan keagamaan.

baca juga : Berita Terkini: Begini Kronologis Kebakaran Kereta Api di Senen Usai Tabrakan dengan Mobil!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here