Sandiaga Uno Janji Akan Tekan Lonjakan Harga Pangan di Jakarta!

0
534
Sandiaga Uno
Copyright©kompasiana

Sandiaga Uno Janji Akan Tekan Lonjakan Harga Pangan di Jakarta!

Indowarta.com– Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta yakni Sandiaga Uno mengaku bahwa dirinya akan berjanji fokus menekan lonjakan harga bahan pangan di Jakarta pada saat dirinya sudah ersmi menjabat mulai bulan Oktober 2017 nanti.  Menurut Sandiaga Uno, jika harga bahan pangan naik hingga 20 persen di waktu tertentu seperti pada menjelang Hari Raya, itu sudah terlalu tinggi.

baca juga : 3 Pesan Khusus Mantan Presiden Habibie untuk Sandiaga Uno Saat Pimpin Jakarta!

Sandiaga, usai mengikuti acara bazaar sembako di Gedung Nyi Agung Serang, Kuningan, Jakarta Selatan pada hari Rabu 14 Juni 2017 ini telah mengatakan “Kami intinya volatilitas dari harga ini tidak terlalu melonjak tinggi, jadi misalnya sekarang ini kan range-nya sekitar 20 persen, saya ingin range-nya itu kalau bisa di bawah 15 persen”.

Sandiaga mencotohkan apabila harga bahan pokok pada saat ini adalah Rp 100 ribu, setelah itu naik hingga 20 persen menjadi Rp 120 ribu, hal ini akan terlalu berat bagi para pedagang dan juga masyarakat. Sandiaga Uno mengatakan bahwa harga pagnan ini akan bisa diturunakn apabila pasokan dan juga rantai distribusinya lancar.

Sandiaga Uno
Copyright©Twitter

Menurut Sandiaga Uno, selama ini spekulan ataupun oknum tidak bertanggung jawab ini memang kerap bermain untuk mempengaruhi lonjakan harga bahan pangan pada saat waktu tertentu seperi menjelang hari raya. Sandiaga Uno mengatakan “Jadi ini yang menjadi tantangan kami ke depan”.

baca juga : Sandiaga Uno Inginkan Kalijodo Dikelola Layaknya Las Vegas!

Sebelumnya di dalam Debat Final Pilkada DKI Jakarta, Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sandiaga Uno telah memberikan pertanyaan terkait dengan lonjakan harga menjelang hari raya kepada Djaort Saiful Hidayat.

Djarot menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk pasokan bawang merah dan juga cabai ke Jakarta. Tidak hanya itu saja, Djarot juga menyebutkan bahwa pihaknya juga telah membentuk Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Djarot mengatakan “Karena yang naik cabai dan bawang merah. Kami juga bangun kontainer cabai. Ini bisa tahan 6 bulan. Kami juga lakukan operasi pasar melalui BUMD. Mereka bisa melawan para tengkulak. Dengan begitu saya yakin bisa stabil”.

baca juga : 

Sandiaga Uno Buka Suara Soal Trend Urbanisasi Pasca Lebaran Nanti!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here