Banyak Bukti Banyak Saksi, Kenapa Kasus Novel Baswedan Tak Selesai Selama 2 Bulan Penyelidikan?

0
782
Novel Baswedan
Copyright©harian publik

Banyak Bukti Banyak Saksi, Kenapa Kasus Novel Baswedan Tak Selesai Selama 2 Bulan Penyelidikan?

Indowarta.com– Hingga hari Rabu 14 Juni 2017, Novel Baswedan ini masih terbaring di ranjang Singapore General Hospital. Penyidik senior Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) ini tengah memulihkan matanya yang rusak akibat dari disiram air keras olh dua orang setelah shlat subuh di masjid kompleks perumahannya pada tanggal 11 April 2017.

Baca Juga Titik Terang Kasus Novel Baswedan itu Kini Kembali Meredup Lagi!

Semenjak matanya dipasangi membran untuk merangsang pertumbuhan kornea, Novel tidak bisa melihat sama sekali. Kebiasaannya membaca Al Quran di ranjang pun dia hentikan pada saat masuk rumah sakit itu. Sepenuhnya dirinya telah bebaring sambil menunggu suster meneteskan perangsang kornea setiap dua jam.

WAJIB BACA :  Kapolda Baru Idham Aziz Harus Terima Beban Kasus Novel Baswedan Sampai Habib Rizieq Shihab!

Novel pun juga menceritakan mengenai harinya di Singapura, upaya untuk menyelidiki pelaku penyiraman saat sakit, teror sebelum penyiraman dan juga keheranannya terhadap penyidikan oleh polisi yang berhenti.

Novel Baswedan
Copyright©liputan6

Selain itu Novel juga telah menceritakan mengenai foto Ahmad Lestaluhu yang tertangkap oleh kamera pengawas rumahnya hendak memesan gamis kepada istrinya dan juga berkeliaran di kompleks perumahan beberapa hari menjelang penyiraman tersebut.

Baca Juga Kondisi Mata Kiri Novel Baswedan Membaik, Namun Masih Dalam Tahap Pengobatan!

Ahmad Lestaluhu sendiri sempat ditangkap oleh polisi namun selanjutkan dilenpaskan lagi karena beralibi sedang menonton TV pada saat Novel disiram air keras itu. Sudah hampir dua bulan lebih ini polisi tidak berkutik untuk mengungkap penyiraman kepada Novel Baswedan.

Setelah kejadian itu, Kapolri pun menjenguk dirinya. Setelah itu Kapolri pun berjanji akan mengusut secara serius kasus ini. Novel Baswedan pun percaya kepada Kapolri. Menurut Novel Baswedan, ini merupakan kejahatan yang mudah diungkap dan bukan merupakan kejahatan yang terjadi di tempat sepi, tidak ada saksinya.

WAJIB BACA :  KPK Peringati Tragedi 100 Hari Novel Baswedan Diserang Air Keras!

Pada saat kejadian saksinya pun banyak. Jika memang hampir dua bulan ini polisi masih belum mengungkap, dirinya kepada kasihan terhadap polisi. Hal ini karena menunjukkan bahwa kualitas mereka sangatlah jelek.

Menurut Novel Baswedan, dalam waktu sepekan saja kasus ini sudah terlalu lama terungkap. Dirinya tidak hanya merasa kasihan dengan polisi saja, dirinya juga merasa kasihan terhadap masyarakat Indonesia karena mempunyai aparat penegak hukum yang kualitasnya jelek.

baca juga : 

Komnas HAM Kritisi Polri Lantaran Belum Bisa Selesaikan Kasus Novel Baswedan!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY