Kemendikbud Tegaskan Penerapan Sistem Sekolah 8 Jam Sehari Akan Diberlakukan Secara Bertahap!

0
494
Berita Terkini: Secercah Harapan Menteri Pendidikan Saat peringati Hari Guru Nasional Hari Ini !
Copyright©tempo

Kemendikbud Tegaskan Penerapan Sistem Sekolah 8 Jam Sehari Akan Diberlakukan Secara Bertahap!

Indowarta.com– Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yakni Hamid Muhammad ini telah mengatakan bahwa sekolah lima hari dalam seminggu dengan lama waktu hingga 8 jam sehari ini akan dimulai pada tahun ajaran 2017-2018 dan akan dilakukan secara bertahap.

Baca Juga Mendikbud Minta Anak Didik Punya Daya Saing Tinggi Saat Peringati Hardiknas hari ini!

Hamid Muhammad, di Jakarta pada hari Rabu 14 Juni 2017 ini telah mengatakan “Sekolah yang sudah siap dapat menerapkan sekolah delapan jam sehari ini pada tahun ajaran baru. Bagi yang belum siap, akan diberlakukan secara bertahap,”.

Dirinya juga mengatakan bahwa terdapat sekitar 9.300 sekolah yang sudah siap menerapkan sekolah lima hari dalam sepekan ini. Sekolah yang telah mengikuti sistem tersebut sebelumnya telah dinilai oleh dinas pendidikan di daerah masing-masing.  Hamid mengatakan “Ada syarat minimal untuk melaksanakan sistem belajar lima hari dalam sepekan”.

Kemendikbud
Copyright©detik

Selain itu pemerintah juga akan membantu sarana dan juga prasarana bagi sekolah yang masih belum bisa melaksanakan sistem lima hari sekolah. Hamid menuturkan “Itu adalah tugas pemerintah, pemerintah daerah dan yayasan untuk mencukupi sarana dan prasarananya”.

Baca Juga Berita Terkini: Kemendikbud Pastikan UN SMP 2017 Siap Dilaksanakan!

Hamid sendiri telah mengaskan bahwa belaja delapan jam ini bukan berarti siswa berada di dalam kelas selama delapan jam. Guru harus mampu mengkombinasikan antara ekstrakurikuler, kokurikuler dan juga intrakurikuler di dalam kegiatan belajar mengajar.

Di dalam sistem ini, siswa tidak hanya harus menguasai mata pelajaran saja, namun para siswa ini juga harus bisa membangung karakter mereka. Hamid mengatakan “Sabtu dan Minggu giliran orangtua yang membangun kedekatan antara anak dan orangtua”.

Kemendikbud juga akan memperkuat pendidikan agama di sekolah. Salah satu caranya adalah melalui ekstrakurikuler. Menurut Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat (Ka BKLM), Ari Santoso ekstrakurikuler agama ini dilaksanakan karena Kemendikbud merasa kurang dlama jam pelajaran keagamaan.

Ari mengatakan “Kemudian Mendikbud menyampaikan pola yang diterapkan Kabupaten Pasuruan. Seusai sekolah, siswa belajar agama di madrasah diniyah. Hal itu sesuai dengan pasal 5 ayat 6 dan ayat 7 Permendikbud tentang Hari Sekolah yang mendorong penguatan karakter religius melalui kegiatan ekstrakurikuler”.

baca juga : 

Sekolah Selama 8 Jam Kena Kritik, Mendikbud Minta Semua Pihak Teliti!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here