Mantan Menteri Gamawan Fauzi Kembali Diperiksa KPK Soal Kasus E KTP!

0
434
gamawan fauzi
Copyright©Twitter

Mantan Menteri Gamawan Fauzi Kembali Diperiksa KPK Soal Kasus E KTP!

Indowarta.com – Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi kembali akan diperiksa dalam kasus dugaan korupsi KTP elektronik (E-KTP). Namanya kembali muncul pada jadwal pemeriksaan yang akan dilakukan oleh Komisi Pemberntasan Korupsi (KPK).

Mengenai dikaitkannya nama Gamawan Fauzi ini diungkapakan oleh juru bicara KPK, Febri Diansyah pada Kamis, 15 Juni 2017. ‘Dia (Gamawan Fauzi) nantinya akan diperiksa untuk tersangka AA (Andi Agustinus) dalam lanjutan sidang perkara kasus E-KTP’ ujarnya.

Andi Agustinus atau Andi Naronggong sudah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus korupsi E-KTP kali ini. Sedangakan Gamawan diperiksa untuk kali pertama untuk menjadi saksi Andi Naronggong dalam sidang lanjutan yang akan segera digelar.

Nama Gamawan sering kali muncul karena kerap diperiksa oleh penyidik untuk menjadi saksi seperti saat menjadi saksi terdakwa Imran dan Sugiharto. Saat itu dia dihadirkan untuk memberikan kesaksian di depan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Gamawan Fauzi
Copyrigth©harianindo

Dalam dakwan Imran dan Sugiharto menyebutkan jika Gamawan Fauzi ikut menerima alairan dana terkait proyek E-KTP. Dlam dakwaan itu Gamawan disebut telah menerima uang sebanyak tiga kali. Uang tersebut diberikan supaya Gamawan tidak membatalkan proyek E-KTP.

Disebutkan Gamawan pertama menerima uang dari Afdal Noverman sebesar US$ 2 juta atau sekitar Rp 19,4 miliyar pada bulan Maret 2011. Kemudain bulan Juni 2011 dia menerima uang sebsar US$ 2,5 juta atau sekitar Rp 24,2 miliar dari Azmin Aulia.

Kemduian terakhir Gamawan Fauzi dituduh telah menerima uang sebesar Rp 50 juta di lima daerah dan Rp 500 juta untuk pelaksana acara di Yogyakarta. Namun Gamawan membantah semua tuduhan tersebut saat menjadi saksi dalam sidang Imran dan Sugiharto.

Dia membantah semua tudingan dan bersumpah tidak penah menerima sepeser pun uang dari hasil korupsi pengandaan E-KTP. Bahkan saat itu berani bicara jika dirinya terbukti dan berkhianat dia siap untuk dikutuk oleh Tuhan.

‘Demi Allah satu rupiah pun sya tidak menerimanya uang itu. Jika saya terbukti menghianati bangsa ini dengan melakukan korupsi saya meminta pada seluruh bangsa agar saya dikutuk oleh Allah’ ujarnya saat persidangan pada Kamis. 16 Maret 2017.

baca juga :  Mengintip Catatan LKPP Soal Proyek E-KTP Saat Dipimpin Agus Rahardjo!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here