GoJek Klaim Telah Kalahkan Uber dan Grab di Indonesia!

0
1732
Gojek
Copyright ©kompastekno

GoJek Klaim Telah Kalahkan Uber dan Grab di Indonesia!

Indowarta.com – Kali ini GoJek menyebutkan jika mereka telah berhasil menjadi yang terdepan dalam persaingan alat transportasi di Indonesia. CEO Gojek, Nadiem Makrim mengklaim jika layanan ride-sharing yang dimilikinya telah memenangkan kompetisi di Indoneisa.

Dalam hal ini menyangkut dua rival utama GoJek yakni Uber dan Grab. Naidiem menyebutkan jika layanan yang dimilikinya tersebut menjadi terdepan saat ini mengungguli transportasi online Uber dan Grab.

‘Kami tentunya menjadi yang terdepan dan nomer satu di industri untuk sebuah kompetisi’ ujarya pada Selasa, 13 Juni 2017.

Nadiem juga memperlihatkan buktik yakni aplikasi GoJek sering digunakan dan tercatat digunakan secara aktif oelh 10 juta orang setiap minggunya. Dia menyebutkan jika catatan yang menunjukan angka penggunaan layanan miliknya ini dikeluarkan oleh firm penelitian APP Annie.

WAJIB BACA :  GoJek Akuisisi 3 Startup Fintech Lokal Ini!
Gojek
Copyright ©infokomputer

Disebutkan olehnya jika aplikasi GoJek ini sendiri juga tercatat telah diunduh sebanyak 40 juta kali oleh pengguna media sosial di tanah air. Dari jumlah tersebut sebanyak 50 persen pansa pasar ride-sharing di Indonesia. Kemudian fitur pengantar makanan atau dinamai Go-Food disebut telah menguasai 95 persen pansa pasar di Indonesia.

Sementra itu GoJek sendiri merupakan salah satu transportsi online yang kini tengah di gandrungi oleh warga Indonesia. Terlihat di toko aplikasi Google Play pengunduh aplikasi ini mencapai 10 juta.

Layanan yang terdapat dalam aplikasi GoJek bukan hanya ride-sharing saja namun masih banyak layanan yang ditawarkan. Mulai dari Go-Ride dan Go-Car serta beberapa fitur lainnya seperti Go-Food, Go-Tix, Go-Med, Go-Send, Go-Mart dan Go-Buswey.

WAJIB BACA :  GoJek Akuisisi 3 Startup Fintech Lokal Ini!

Sementara itu rivalya yakni aplikasi Grab tecatat diunduh sebanyak 42,7 juta di seluruh wilayah Asia Tenggara pada akhir April 2017 lalu. Grab sendiri menutrukan jika angka ini naik menjadi 45 juta pada bulan Mei 2017.

Sedangkan Uber yang juga menjadi pesaing Gojek tak merilis data pengguna secara spesifik di kawasan Asia Tenggara ataupun Indoensia. Namun Ketiga layanana yakni GoJek, Uber dan Grab tengah gencar berkompetisi untuk memenangkan 250 juta konsumen di tanah air saat ini.

Maka dari itu jika GoJek memfokuskan penggarapan pasar di Indoensia maka Grab dan Uber akan memiliki cakupan lebih luas di Asia Tenggara. Namun ketiganya sendiri belum bisa dibandingkan secara pasti terkait dominasi pasar karena ketiga penyedia layanan transportasi ini tak membuka data pengguna secara detail.

baca juga : Cerita Driver GoJek Saat Ditanya Soal tempat Tinggal Ini Bikin Trenyuh!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here