Kisah 2 Perempuan yang kena Tipu ISIS!

0
528
ISIS
Copyright ©liputan6

Kisah 2 Perempuan yang kena Tipu ISIS!

Indowarta.com – Kelompok ISIS banyak mengancam dan selalu mengait sejumlah orang untuk masuk dalam kelompok teror ini. Seperti yang dialami Leefa yang ingin bergabung dengn kelompok ini dan tentunya mempunyai alasan tersendiri.

Leefa yang juga Warga Negara Indoensia (WNI) ingin bergabung dengan ISIS karena ingin mendapatkan penghidupan yang lebih baik dibanding kehidupannya di tanah air. Apalagi perempuan ini mempunyai masalah kesehatan dan tak ada biaya untuk mengobatinya.

‘Saya membutuhkan dana untuk operasi penyakit yang ada di leher saya. Di Indoensia biayanya mahal, tapi katanya di Daesh (nama lain ISIS) gratis tanpa dipungut biaya’ ujarnya pada Kamis, 15 Juni 2017.

Leefa tertarik untuk bergabung dengan kelompok ini setelah mempelajari yang ada didalamnya. Pengetahuan diperolehnya dari internet dan video yang diproduksi oleh kelompok teror tersebut. Dia menilai jika kelompok tersebut cocok untuk muslim, maka dari itu dia ingin bergabung.

ISIS
Copyright ©liputan6

Saat itu dia memikirkan mengenai ‘kekalifahan’ yang didirikan di Irak dan Suriah merupakan tempat ibarat surga di atas langit. ‘Saya pergi ke wilayah dimana tempat keberadaan ISIS untuk menjadi seorang muslim sejati disana’ sambungnya.

Akhirnya Leefa pun menjalin komunikasi dengan ISIS dan mendapat janji dari seorang pria akan membantu dirinya serta WNI lainnya untuk berangkan ke Raqqa, Suriah. Dengan berbekal janji tersebut akhirnya perempuan ini meninggalkan Indonesia bersama dengan 15 warga lainnya.

Leffa dan wrga lainnya rela merogoh kocek yang cukup besar untuk biaya tiket perjalanan dan dijanjikan pula jika biaya itu zkan diganti jika sudah sampai di Raqqa. Perjalanan dimulai dan sesampainya di kota tujuan impian kehidupan serba mundah buyar seketika.

Tak ada kehidupan serba mudah itu bahkan operasi leher secara gratis hanyalah janji manis ISIS dan itu hanyalah kebohongan belakan. Kini perempuan ini mengungsi di tempat penampungan Ain Issa yang berada tak jauh dari Kota Raqqa.

Tak hanya Leefa saja yang menjadi korban dusta ISIS ada lagi WNI yang mengalami kejadian serupa yakni bernama Nur. Perempuan 19 tahun ini merasa apa yang dijanjikan di internet berbeda dengan kenyataan. Saat itu Nur pergi dengan keluarganya dan berharap agar saudara laki-lakinya mendapatkan pekerjaan yang layak di Suriah. Bukan kebahagiaan dan karier yang sukses justru sudaranya dipaksa jadi militan bertaruh nyawa di medan perang.

baca juga : Isu ISIS Masuk Ke Indonesia Lewat Perbatasan Sulut Bikin Heboh dan Viral Di Media Sosial!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here