Polri Masih Monitor Titik Sel ISIS di Indonesia!

    0
    305
    Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

    Polri Masih Monitor Titik Sel ISIS di Indonesia!

    Indowarta.com– Polri kini terus menangkal berkembangnya ISIS di Indonesia. Menurut Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto kini polisi semakin waspada setelah 16 titik sel ISIS ini telah diidentifikasi. Setyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan pada hari Jumat 16 Juni 2017 ini telah mengatakan “Kita (Polri) tetap laksanakan (penangkalan) namanya kegiatan kepolisian yang ditingkatkan”.

    Baca Juga Berita Terkini: Serangan di Marawi Tewaskan 1 Polisi, Warga Diminta Untuk di Rumah!

    Menurut dirinya, Polri hingga saat ini masih juga melakukan monitoring titik mana saja yang akan mungkin disusupi oleh ISIS. Setyo mengatakan “Kita monitor terus daerahnya”. Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo telah menyebutkan bahwa di Indonesia ini ada belasan titik sel Islamic State of Iraq and Syria atau yang disebut dengan ISIS.  Gatot mengatakan “Di Indonesia, ada 16 tempat ISIS. Sudah bergabung dengan kita”.

    Gatot mengatakan, oleh sebab itu TNI ini sudah bergerak cepat agar ISIS ini tidak akan menyebar ke seluruh Indonesia. Menurut Gatot, TNI kini sudah menutup pintu masuk pelarian ISIS ke Indonesia. Gatot mengatakan “Kalau kita tidak segera tutup pelarian ISIS yang ke Indonesia, maka akan berbahaya. Maka TNI sudah lakukan kegiatan-kegiatan mulai dari pulau-pulau yang paling dekat, Marore, Miangas”.

    TNI
    Copyright©waspada

    Tidak hanya itu saja, Gatot juga telah menyebutkan bahwa pada beberapa tempat pelarian ini seperti Tarakan, Kalimantan Timur, Bitung lewat Marore, Miangas, Tahuna dan Kalawu juga sudah ditutup. Gatot menjelaskan “Menuju ke Maluku Utara juga kita tutup dengan operasi udara, dengan militer, patroli udara dan laut, kapal selam pun ditaruh di sana dan di tiap-tiap pulau tadi diadakan penebaran”.

    Baca Juga Berita Terkini: Umat Muslim Kota Marawi Beri Perlindungan untuk Warga Kristen dari Militan Maute!

    Gatot mengatakan bahwa jalur menuju ke Maluku Utara ini telah ditutup dengan operasi udara dengan militer, patroli udaran dan laut, kapal selam juga ada yang ditaruh disana dan juga setiap pulau telah diadakan penebaran”.

    Gatot menyebutkan bahwa pada saat ini sel ISIS ini tengah tertidur. Gatot mengatakan “Sel-sel ini kan tidur. Selama ini dengan adanya bom kan? Ada ISIS kan? Sepakat kan, tidur, tinggal kapan bangunnya”. Gatot menambahkan “Bila ada kejadian dia (ISIS) akan bangun, ini yang sama-sama kita garap (tindak) di sini”.

    baca juga : 

    ISIS Terus Tebarkan Ancaman, Berbagai Negara Jadi Target!

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here