KPAI Akan Gugat Aturan Sekolah 8 Jam Ke MA?

0
221
KPAI

KPAI Akan Gugat Aturan Sekolah 8 Jam Ke MA?

Indowarta.com– Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI ini telah menyebutkan bahwa aturan mengenai kebijakan sekolah 8 jam sehari dari hari Senin hingga hari Jumat yang telah dikeluarkan oleh Kemendikbud ini kurang tepat jika memang dipertujukan ke penguatan karakter. KPAI pun mendesak kepada Kemendikbud agar melakukan revisi terkait hal tersebut atau bahkwan mencabut aturan tersebut.

Baca Juga Berita Terkini: Kemendikbud Pastikan UN SMP 2017 Siap Dilaksanakan!

Ketua KPAI Asrorun Ni’am di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat pada hari Sabtu 17 Juni 2017 ini telah mengatakan “Penguatan pendidikan karakter ya, tapi harus dengan cara yang baik. Tak hanya tujuan yang baik, tujuan diturunkan dengan instrumen yang baik, Permendikbud ini tidak. Di samping tujuan yang baik, caranya juga harus baik. Jangan ada residu yang muncul sehingga merusak tatanan masyarakat”.

KPAI ini telah melakukan kajian terkait dengan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 ini dan hasilnya pun jika memang Kemendikbud tidak melakukan revisi ataupun pencabutan aturan kebijakan hari sekolah ini, KPAI akan mengajukan judical review ke Mahkamah Agung.

Kemendikbud
Copyright©satuharapan

Asrorun mengatakan “Seiring terbitnya Permendikbud ini, KPAI sudah melakukan pengawasan, maka KPAI melakukan langkah-langkah pengawasan dengan diminta ini dilakukan review atau pencabutan. Kalau tidak KPAI kemungkinan akan judicial review ke Mahkamah Agung dan ini bagian konstitusional KPAI dalam perlindungan anak”.

Baca Juga Mendikbud Minta Anak Didik Punya Daya Saing Tinggi Saat Peringati Hardiknas hari ini!

Sementara itu Staf Ahli DPP PGRI Jejen Musfah ini telah menyebutkan abwha Permendikbud itu bagus untuk memperkuat karakter siswa. Namun dirinya pun menyebutkan bahwa peraturan ini jangan sampai mematikan institusi pendidikan yang lainnya juga seperti Madrasah Diniyah.

Jejen mengugkapkan “Dalam hal kontra 8 jam di sekolah akan beririsan dengan waktu belajar di Madrasah Diniyah, saya kira ini persoalan perlu didiskusikan lebih lanjut agar apa yang tertuang dalam regulasi tak berbenturan dengan apa yang sudah stabil dilaksanakan Madrasah Diniyah. Jangan sampai menghanguskan yang sudah eksis”.

Anggota Komisi X DPR yang membidangi pendidikan. Ledia Hanifah Amalia ini telah meminta aturan hari sekolah ini dikaji ulang, masukan yang berasal dari publik pun juga harus didengarkan.

baca juga : 

Bukan Dihapuskan, Pendidikan Agama di Sekolah Malah Akan Diperkuat Oleh Mendikbud!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here