BPOM Dinilai Kecolongan Lantaran Beredarnya Samyang Babi!

0
172
samyang
Copyright ©murahgrosir

BPOM Dinilai Kecolongan Lantaran Beredarnya Samyang Babi!

Indowarta.com – Badan pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengaku kecolongan karena beredarnya makanan Korea yakni Samyang menggunakan daging babi. BPOM menyatakan telah menemukan empat produk asal Korea yang positif mengandung fagmen DNA spesifik babi.

Keempat produk tersebut sama jenisnya yakni Samyang atau serupa dengan mie instan. Empat produk itu diantranya Samyang U-Dong, Samyang Mien Instan Rasa Kimchi, Nongshim Shin Ramyun Back serta Samyang dan Ottogi Yeul Ramen.

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumsi Indoensia (YLKI), Tulus Abadi ikut angkat bicara mengenai hal ini. Dia menilai jika BPOM lamban merespon dengan beredarnya Samyang daging babi di tanah air. Hal itu dikatakan pasalnya setiap barang yang masuk ke Indonesia seharusnya disertai sertifikasi oleh BPOM.

‘BPOM lamban dan terlambat mengantisipasi persoalan ini. seharusnya barang terutama makanan harus disertai dengan sertifikasi BPOM sebelum masuk ke Indonesia’ ujarnya pada Minggu, 18 Juni 2017.

samyang
Copyright ©leorista

Tulus sangat menyayangkan dengan beredarnya Samyang menggunkaan dagi babi ini. Dia menilai jika BPOM teledor sehingga membuatnya kecolongan dengan masuknya produk mie instan daging babi yang kini sudah beredar luas di masyarakat dan bisa saja sudah terkonsumsi oleh mereka.

Sementara itu sebelumnya BPOM telah mengedarkan surat bernomor IN.08,04.532.06.17.2432 yang diajukan kepada Kepala Balai Besar atau Balai POM seluruh Indonesia pada 15 Juni 2017. Surat tersebut berisikan intruksi penarikan produk mie instan Korea di seluruh Indonesia.

Bukan hanya itu BPOM juga telah memerintahkan importer untuk menarik keempat produk mie instan asal Korea yang didapati terdapat daging babi didalamnya. Kemudian badan obat dan makanan juga memerintahkan Balai Besar dan Bali POM untuk ikut membantiu mengawasi peredaraan keempat produk tersebut di tanah air.

Terkait Samyang ini Balai POM langsung melakukan tindakan dengan melakukan pemantauan. Dilakukan pemantauan di saranan distribusi retail produk yang menjual produk mie instan Korea itu. Mulai dari importer/distributor, toko, supermarket, hypermat atau pun pasar tradisional.

Dengan ini maka BPOM akan mengamankan dan menarik keseluruhan keempat produk makanan yang mengandung daging babi tersebut. Dilakukannya penarikan karena keempat produk ini tak menyertakan label ‘mengandung daging babi’ pada kemasan.

baca juga : Kisah 2 Perempuan yang kena Tipu ISIS!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY