Jaksa Agung Dilaporkan Ke Bareskrim Usai Sebut Hary Tanoe Tersangka!

2
481
Copyright ©Poskota News

Jaksa Agung Dilaporkan Ke Bareskrim Usai Sebut Hary Tanoe Tersangka!

Indowarta.com– Pernyataan yang telah dikeluarkan oleh Jaksa Agung Muhammad Prasetyo yang telah menyebutkan bahwa Ketua Umum Partai Perindo yakni Hary Tanoesoedibjo sebagai tersangka ini telah berbuntut panjang. Parasetyo pun telah dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan tindak pidana fitnah dan juga pencemaran nama baik.

Baca Juga Hary Tanoesoedibjo Inginkan iNews TV Jadi Saluran TV Berita Nomor Satu Di Indonesia !

Kuasa hukum Hary Tanoe yakni Adidharma Wicaksono ini telah menganggap bahwa pernyataan yang telah dikeluarkan oleh Prasetyo itu merupakan bentuk dari sikap kesewenang-wenangan pejabat negara. Adidharma di Bareskrim Polri, gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Gambir, Jakarta Pusat pada hari Senin 19 Juni 2017 ini telah mengatakan “Sekali lagi ini ada abuse of power dari Jaksa Agung”.

Adidharma juga telah menyertakan beberapa barang bukti di dalam laporan yang telah dia buat. Beberapa barang bukti tersebut adalah video dan juga kopian berita media online. Adidharma mengatakan “Ada video, ada berita-berita online, dan ada rekaman suara. Saksi juga ada. Saksi dua orang”.

Copyright ©CNN indonesia

Tidak hanya melaporkannya ke Bareskrim, Adidharma pun telah telah mengatakan bahwa pihanya akan melayangkan aduan ke Komisi III DPR dan juga Komisi Kejaksaan. Adidharma mengatakan “Karena ini di luar kewenangan Jaksa Agung menyampaikan hal tersebut. Etikanya sebagai pejabat yang tahu hukum tidak boleh menyampaikan hal-hal yang di luar kewenangan”.

Laporan yang sudah dibuat oleh Adidharma ini telah diterima oleh SPKT Bareskrim Polri dengan nomor laporan LP/643/VI/2017/Bareskrim dengan tanggal 19 Juni 2017. Di dalam laporan itu, Jaksa Agung Prasetyo telah dilaporkan atas dugaan tindak pidana fitnah dan pencemaran nama baik.

BACA JUGA BERITA TERKINI: POLISI AKAN SEGERA PERIKSA HARY TANOE SOAL SMS KE PENYIDIK KEJAKSAAN AGUNG!

Tindak pidana yang telah dimuat di dalam media cetak dan juga media online ini sebagaimana yang telah dimaksud di dalam Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) UU RI Nomor 11 Tahun 2008 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan jo Pasal 310 dan 311 KUHP.  Pada saat ini kasus masih terus dikembangkan.

baca juga : 

Hary Tanoe Bantah Terlibat kasus Restitusi Pajak Mobile 8!

2 COMMENTS

  1. betul pak, tu tindakan sewenang wenang namanya. Jaksa kok gitu, seharusnya pakar hukum bisa menilai batasannya. Kebiasaan main sewenang wenang kayaknya nih jaksa.. dendam banget kayaknya, apa karena jaksanya dari partai politik nasdem.. lalu bos nyuruh untuk menghambat si HT.. kasus udah selesai lama,, masih diungkit2. Kasus2 besar lain terbengkalai.. jaksa model apa ini.., pecat aja dahhh,,, merugikan bangsa aja.

  2. Tadinya saya ragu apa HT ini beneran baik, tapi lihat kasus ini saya kok jad berubah ya pandangannya. HT dipandangan saya yang sekarang kelihatan jujur dengan ketapelnya melawan Goliath.

LEAVE A REPLY