Kebijakan Google Soal Konten Pro Terorisme di Youtube!

0
565
Copyrigth©YouTube

Kebijakan Google Soal Konten Pro Terorisme di Youtube!

Indowarta.com –  Google berencana akan menerapkan langkah-langkah lebih luas lagi dalam mengidentifikasi dan mencabut konten teroris atau ekstremis kekerasan di platform berbagi video Youtube.

Hal itu disampaikan oleh perusahaan internet raksasa tersebut dalam satu postingan blog seperti dikutip Reuters. Google menyatakan akan mengambil posisi lebih tegas dalam video-video yang berisi konten rasial atau hasutan keagamaan dengan menerbitkan peringatan dan tidak merekomendasikannya ke pengguna, meski konten-konten tersebut tidak tegas menyalahi kebijakan Google.

Selanjutnya Google juga akan merekrut sumber daya teknik yang lebih banyak guna meningkatkan penggunaan teknologinya untuk membantu mengidentifikasi video-video YouTube yang ekstremis. Selain itu ditambah pelatihan bagi para pemilih konten guna menginentifikasi dan mencabut dengan cepat konten semacam itu.

Baca Juga Walau Belum Dirilis, Samsung Galaxy J7 2017 Sudah Mengudara Lebih dulu Lewat Youtube!

Seperti yang dikatakan oleh penasihat umum Google Kent Walker, selama ini pihaknya dan yang lainnya bekerja selama bertahun-tahun dalam mengidentifikasi dan mencabut konten yang menyalahi kebijakannya, menurutnya kebenaran yang tidak mengenakkan adalah bahwa pihaknya sebagai industry, harus menyadari bahwa saat ini banyak hal yang mesti dilakukan.

Youtube
Copyright©techspot

Google sendiri akan memperluas kolaborasinya dengan kelompok-kelompok konta ekstremis dalam mengidentifikasi konten yang mungkin digunakan untuk meradikalisasi dan merekrut ekstremis.

Selain itu, mereka juga akan membidik rekrutan-rekrutan potensial ISIS melalui iklan online tersasar dan mengalihkan mereka ke video-video anti terorisme guna mengubah pola mereka dari yang semula ingin bergabung dengan teroris menjadi menjauhinya.

Baca Juga Demi Nonton Youtube, Pelanggan Tri Habiskan Kuota Hingga 4GB Tiap Bulannya!

Selama ini Jerman, Perancis dan Inggris menekan Facebook dan penyedia media sosial lain seperti Google dan Twitter untuk lebih banyak lagi salam mencabut konten yang dianggap pro teroris dan ujaran kebencian.

Selain kebijakan pengetatan Google untuk Youtube, sejak Kamis pekan lalu, FB juga telah mengambil langkah menghapus konten terorisme. Facebook telah menggunakan kecerdasan buatan seperti pencocokan gambar dan pemahaman bahasa untuk mengidentifikasi dan mencabut konten ekstremis secepatnya.

Di sisi lain, menanggapi cuitan yang menyebutkan media berbagi video ini digunakan oleh kelompok pro terorisme, YouTube menyatakan menolak terorisme dan tegas melarang konten kekerasan dalam platform mereka.

YouTube mengatakan pihaknya juga dengan cepat menghapus video yang dianggap melanggar kebijakan tersebut setelah adanya laporan dari penggunanya, mereka menghapus akun milik kelompok teroris dan akun lain yang berulang kali melanggar kebijakannya.

Baca Juga Youtube Perketat Video yang Bisa Diuangkan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here