Fahri Ingin Undang Megawati dan Yusril demi Ungkap Borok KPK?

0
1206
fahri
Copyright©Detak.Co

Fahri Ingin Undang Megawati dan Yusril demi Ungkap Borok KPK?

Indowarta.com- Hubungan yang terjalin antara Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini semakin bertambah serius dan juga memanas saja. Hal ini karna, DPR telah membentuk Panitian Khusus angket untuk mengoreksi kinerja yang telah dilakukan oleh KPK yang selama ini masih belum maksimal juga.

baca juga : 3 Alasan Utama Kenapa Mahfud MD Tolak Hak Angket KPK!

Di sisi lain, KPK telah beranggapan bahwa apa yang telah dilakukan oleh Pansus angket itu akan bisa memperlemah kewenangan dan juga fungsi lembaga antirasuah tersebut. Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah ingin agar pihak yang ikut serta di dalam pembentukan Undang-Undang KPK seperti Presiden Kelima RI yakni Megawati Soekarnoputri ini juga turut diundang oleh Pansus Hak Angket KPK. Hal ini karena UU mengenai KPK telah terbentuk pada saat masa pemerintahan Megawati.

WAJIB BACA :  KPK Sampai Gandeng FBI Demi Telusuri Aliran Dana E KTP!

Fahri di Kompleks Parlemen Senayanm Jakarta pada hari Senin 19 Juni 2017 ini telah mengatakan “Yang menandatanganinya sebagai UU adalah Presiden Megawati, dia masih hidup”. Fahri melanjutkan bahwa pihak yang lainnya adalah Mentei Kehakiman dan HAM, Yusril Ihza Mahendra, perwakilan dari tim pemerintah Romli Atmasasmita dan perwakilan dari tim DPR Panda Nababan.

Fahri Hamzah
Copyright©toptrending

Fahri mengatakan bahwa dengan telah diundangnya para pihak  yang telah ikut serta did alam pembentukan UU KPK ini, orang-orang akan tahu betul KPK pada saat ini dengan KPK sewaktu baru awal dibentuk. Fahri sendiri meyakini bahwa pada saat ini terdapat skandal dan borok di KPK.

baca juga  : Tolak Hak Angket, Partai Demokrat Minta Jokowi Tambahkan penyidik KPK!

Fahri meyakini bahwa setiap DPR Ini membentuk Panitia Khusus, pasti ada sebuah skandal besar yang akan terungkap. Dirinya pun memberikan contoh adanya skandal perbenkan yang sangat besar di dalam kasus bank Century dan juga kemudian DPR membentuk Pansus.

WAJIB BACA :  Kasus E KTP: KPK Panggil 2 Saksi Atas Tersangka Setya Novanto!

Fahri juga kembali menceritakan mengenai di masa awal pembentukan Pansus skandal bank Century, langkah itu pun telah dianggap tidak perlu ataupun tidak penting. Serta pada saat itu juga telah ditentang oleh banyak pihak partai penguasa. Fahri mengatakan “Tapi Alhamdulillah DPR pada saat itu menyepakati pembentukan Pansus Angket Century setelah melalui voting penolakan”.

baca juga : 

Mantan Menteri Gamawan Fauzi Kembali Diperiksa KPK Soal Kasus E KTP!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here