Zakat Fitrah, Amalan Penyempurna Di Bulan Ramadhan!

0
356
Zakat Fitrah
Copyright©tstatic

Zakat Fitrah, Amalan Penyempurna Di Bulan Ramadhan!

Indowarta.com– Setiap umat Islam ini telah dianjurkan untuk memberikan sedekah dari sebagain rezekinya yang telah dikaruniakan oleh Allah SWT kepada dirinya. Hal ini sebagaimana yang telah termaktub di dalam Al Quran dan juga hadis.

baca juga  : Berita Terkini: Menkeu Pastikan Gaji Ke-14 Untuk PNS Akan Turung Jelang Idul Fitri!

Pada awalnya Al Quran hanya menganjurkan pemberian sedekat secara sukarela yakni tidak berfiat wajib. Setelah itu para umat Islam telah diperintahkan untuk membayar Zakat yang telah menjadi wajib hukumnya semenjak tahun 2 Hijriyah yang telah bersamaan dengan kewajiban untuk berpuasa.

Nabib Muhammad SAW ini telah membagi perintah Zakat ini dengan menetapkan zakat bertingkat bagi mereka yang kaya untuk meringankan beban hidup mereka yang miskin. Zakat dari segi bahasa ini berarti adalah bersih, suci, berkat dan juga berkembang.

Zakat Fitrah
Copyright©wahdah

Satu dari unsur zakat yang telah diwajibkan oleh Allah untuk ditunaikan pada malam Idul Fitri ini adalah Zakat fitrah yang juga disebut sebagai zakat jiwa atau zakat yang ditunaikan untuk menyucikan jiwa atau badan.

Menurut ulama Fiqh, zakat fitrah ini diartikan kadar tertentu dari makanan pokok yang wajib ditunaikan oleh setiap umat muslim pada malam Idul Fitri. Setiap Umat Islam ini wajib mengeluarkan sebagian dari makanan pokok setelah mengerjakan ibadah puasa Ramadhan setiap tahunnya.

baca juga : Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Merak Diperkirakan H-3 Lebaran!

Al-Baqarah: 276 “Sungguh, orang-orang yang beriman, mengerjakan kebaikan, melaksanakan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala disi Tuhannya”.

Setiap muslim dan muslimah ini telah diwajibkan untuk menunaikan zakat fitrah di akhir bulan Ramadhan. HR. Bukhari dan Muslim “Rasulullah saw mewajibkan sebanyak satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum, atas budak dan orang merdeka, laki-laki dan perempuan, anak kecil dan orang dewasa dari kalangan orang Islam. Dan beliau memerintahkan agar ditunaikan sebelum orang-orang pergi menunaikan shalat”.

Munculnya perbedaan pendapat mengenai boleh atau tidaknya mengeluarkan zakat fitrah dengan harga (uang) ini karena adanya perbedaan di dalam memahami hadis dari Nabi SAW yang berkaitan dengan zakat. Perbedaan orang  tertentu seperti Imam Mujtahid dalam memahami teks Al Quran dan hadis ini telah mendatangkan rahmat untuk manusia khususnya Islam.

baca juga : 

Berita Terkini: Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadhan Mulai 27 Mei, Idul Fitri 25 Juni!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here