Presiden Duterte MInta Maaf Karena Harus Hancurkan Kota Marawi!

0
938
Mayor-Rody-Duterte-1

Presiden Duterte MInta Maaf Karena Harus Hancurkan Kota Marawi!

Indowarta.com– Presiden Filipina yakni Rodrigo Duterte ini pun meminta maaf karena telah terpaksa melakukan serangan militer ke Kota Marawi hingga kota yang telah berpenduduk mayoritas Muslim itu pun telah menjadi reruntuhan.

baca juga : Sudah Digempur 3 Minggu, Marawi Tak Kunjung Dikuasai?

Duterte mengaku bahwa untuk menghancurkan kelompok teroris yang telah mengaku berkiblat ke geromblan teroris Negara Islam di Irak dan Suriah atau ISIS yang bersarang disana, tidankan menghancurkan Kota Marawi ini pun harus dilakukan.

Tidak  hanya itu saja, Duterte ini juga telah menyebutkan bahwa serangan udara yang didukung oleh Amerika Serikat di Marawi ini pun akan berlanjut. Hal ini karena konflik di wilayah Selatan negara itu sudah memasuki pada Minggu yang ke limat tanpda adanya tanda akan berakhir. Selain itu jumlah korban pun juga telah dilaporkan bertambah sebanyak 370 orang.

Marawi
Copyright©kompas

Di dalam sebuah pidato  yang dilakukan di pusat evakuasi di Illgan, di dekat Kota Marawi pada hari Selasa 20 Juni 2017 ini Dutertu pun mengatakan “Saya sangat, sangat, sangat menyesal bahwa ini terjadi. Semoga segera Anda akan segera menemukan kata maaf di dalam hati Anda untuk tentara dan pemerintahan saya, dan bahkan untuk saya”.

Para warga yang telah berhasil melarikan diri dari kepuangan terris di Marawi, Illgan menjadi tempat penampungan mereka. Pertempuran yang terjadi di Marawi telah mengubah kota Marawi yang mulanya merupakan pusat perdagangan yang ramai menjadi kota yang mirip dengan wilayah perang di Irak dan Suriah.

baca juga : Ada 7 Orang WNI yang Terlibat Dalam Perang di Marawi!

Konflik ini telah berawal pada tanggal 23 Mei 2017 yang lalu. Pada saat itu ratusan anggota teroris ini melambai-lambaikan bendera hitam ISIS dan mulai mengamuk di Marawi. Setelah itu mereka pun mulai membakar kota dan juga menyandera warga sipil terutama mereka yang beragama Kristen.

Lalul tidak lama kemudian Duterte pun telah memberlakukan darurat militer di seluruh wilayah selatan Minandao. Dirinya pun sangat yakin bahwa serangan ini merupakan awal dari usaha ISIS untuk menetapkan kekhalifahan di Filipina.

baca juga : 

Berita Terkini: 17 WNI di Marawi Akan Diterbangkan ke Indonesia Besok Malam!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here