Saksi Kunci Kasus Novel Baswedan Dinilai Bisa Gambarkan Pelaku Secara Utuh!

0
847
Novel Baswedan
Copyright©tstatic

Saksi Kunci Kasus Novel Baswedan Dinilai Bisa Gambarkan Pelaku Secara Utuh!

Indowarta.com – Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, proses pemeriksaan saksi kunci kasus penyerangan air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan saat ini masih berjalan.

Setelah pemeriksaan pertama, polisi membutuhkan kterangan lanjutan. Namun sayangnya pihak kepoliian enggan membuka identitas saksi yang dimaksud tersebut. Namun yang jelas, orang tersebut diklaim menyaksikan langsung kejadian sehingga melihat ciri fisik pelaku.

Setyo yakin keterangan saksi itu sangat membantu penyidik menemukan pelaku penyerangan. Setyo mengatakan selanjutnya bisa ditindaklanjuti teman-teman Inafis POlri untuk me-recognize seperti apa mukanya. Dari sketsa mungkin saja akan menjadi gambaran utuh.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, sempat muncul saksi baru yang melihat langsung kejadian penyiraman Novel Baswedan. Saksi tersebut diduga mengetahui tipologi pelaku seperti postur tubuh maupun ciri fisik lainnya.

Novel Baswedan
Copyright©jawapos

Seperti yang diketahui, saksi-saksi sebelumnya hanya bisa menyebutkan ciri-ciri orang yang mencurigakan yang belum tentu pelakunya. Saat ini, saksi tersebut mendapatkan layanan pengamanan polisi di rumahnya.

Tito mengatakan, tak heran jika saksi tersebut beru muncul sekarang pasca kejadian dua bulan yang lalu. ada beberapa kemungkinan diantaranya takut dan terancam.

Apalagi, kasus Novel baswedan termasuk upaya meneror dan mengancam keselamatan. Jika saksi dari pihak keluarga, mungkin bisa lebih kooperatif karena ada keterkaitan relasi. Namun jika dari pihak luar, kemungkinan mereka enggan bersentuhan dengan kasus yang bisa mempertaruhkan keselamatannya.

Tito berterima kasih kepada saksi yang bersangkutan, namun untuk keselamatan yang bersangkutan pihaknya tidak bisa menyampaikan siapa saksi yang dimaksud.

Di sisi lain, Polri juga memberikan lampu hijau kepada KPK untuk membentuk tim khusus penyelidikan kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan. Saat ini, para pimpinan KPK masih terus berkoordinasi dengan pimpinan Polri terkait tim khusus tersebut.

Diberitakan sebelumnya, penyidik senior KPK Novel Baswedan diserang pada 11 April 2017 lalu. ia tiba-tiba dihampiri oleh dua orang pria yang menaiki sepeda motor.

salah seorang diantaranya kemudian menyiramkan air keras ke wajah Novel. Akibat siraman air keras itu, kini Novel harus menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Singapura.

Baca Juga Ada Jendral Polisi yang terlibat Dalam Kasus Novel Baswedan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here