Ditahan KPK, Ridwan Mukti Mengundurkan Diri Sebagai Gubernur Bengkulu!

0
637
Ridwan Mukti
Copyright©republika

Ditahan KPK, Ridwan Mukti Mengundurkan Diri Sebagai Gubernur Bengkulu!

Indowarta.com– Politisi Partai Golkar yani Ridwan Mukti telah meminta maaf kepada masyarakat Bengkulu atas operasi tangkap tangan yang telah terjadi terhadap dirinya dan juga sang istri. Ridwan pun langsung mengajukan pengunduran diri sebagai Gubernur Bengkulu setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka.

baca juga : Demokrat Tak Akan Hadiri Rapat Soal Angket KPK?

Tidak hanya itu saja, dirinya juga telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua DPD partai Golkar Bengkulu. Ridwan Mukti setelah diperiksa di gedung KPK pada hari Rabu 21 Juni 2017 ini telah mengatakan “Dengan kesempatan ini saya mengundurkan diri dari Ketua DPD Partai Golkar dan sekaligus juga mengundurkan diri juga dari Gubernur”.

Di dalam kasus ini, KPK telah menetapkan sebanyak empat tersangka  yakni Ridwan Mukti beserta sang istri yakni Lily Martiani Maddari dan juga dua pengusaha Jhoni Wijaya yang merupakan Direktur Utama PT SMS dan Rico Dian Sari. Diduga bahwa uang sebesar Rp 1 miliar ini telah diterima Lili di kediamannya yang terletak di kawasan Sidomulyo, Bengkulu.

Ridwan Mukti
Copyright©relawanrm4bd1

Rico Dian Sari pun langsung ditangkap oleh KPK setelah dirinya menyerahkan uang di dalam kardus. Rico Dian Sari merupakan Bendahara DPD Golkar provinsi Bengkulu. Diduga bahwa uang suap ini telah diberikan oleh PT. SMS yang merupakan pemenangan proyek. Dua proyek jalan itu berada di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

baca juga : Mantan Menteri Gamawan Fauzi Kembali Diperiksa KPK Soal Kasus E KTP!

Ridwan Mukti telah tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp 10.324.830.363. Angka itu pun telah tercantum di dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang telah dilaporkan terakhir pada bulan Juli 2015 yang lalu. Pada saat itu Ridwan Mukti masihi mencalonkan diri sebagai gubernur Bengkulu.

Berdasarkan dari laporan tersebut, Ridwan telah memiliki total harta tidak bergerak berupa tanah dan juga bangunan yang mencapai angka Rp 5.762.566.000. harta tidak bergerak itu berupa tanah dan bangunan tersebut di beberapa kota seperti di Sleman, Lubuklinggau, Bekasi, Jakarta Selatan, Bengkulu, dan Bengkulu Tengah. Lalu ada juga harga bergerak yang berupa BMW 520i dan Toyota Alphard dengan total nilai Rp 1.275.000.000.

baca juga : 

KPK Telusuri Aset Andi Narogong Lewat 4 Direktur Swasta Ini!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here