Tak Ingin Voting, PDIP Terus Berusaha Loby Partai Demokrat dan Gerindra Soal RUU Pemilu!

0
32425
Copyright ©Harian Nasional

Tak Ingin Voting, PDIP Terus Berusaha Loby Partai Demokrat dan Gerindra Soal RUU Pemilu!

Indowarta.com – PDI Perjuangan mengaku saat ini terus melakukan upaya dialog intensif bersama partai-partai lain terkait pembahasan RUU Penyelenggaraan Pemili. RUU Pemilu ini diharapkan dapat selesai melalui jalan musyawarah mufakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekjen PDIP hasto Kristanto pada Kamis 22 Juni 2017 lalu, “Ya dialog-dialog sudah kami lakukan. Kita ingin bisa selsesai dengan musyawarah mufakat”.

Menurut Hasto, seharusnya PDIP melakukan pertemuan dengan sejumlah partai politik untuk konsolidasi terkait RUU Pemilu. Di antaranta menurut Hasto adalah Partai democrat dan gerindra yang menginginkan agar presidential threshold (ambang batas pencalonan presiden) ditiadakan.

WAJIB BACA :  Gerindra, PAN dan PKS Tolak Perppu Ormas, Tepuk Tangan Membahana!

Baca Juga Berita Terkini: Peluang Jokowi Vs Prabowo di Pilpres 2019 Menurut Golkar!

Ia juga mengatakan bahwa perkembangan RUU Pemilu juga secara intensif terus diinformasikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, Jokowi juga mendukung agar persoalan RUU diselesaikan secara musyawarah.

Copyright ©Harian Terbit

PDIP sendiri sama dengan pemerintah, meginginkan presidential threshold sebesar 20-25 persen. Hingga saat ini PDIP masih mengedepankan semangat mendengar aspirasi. Saat ditanya terkait kemungkinan kembali UU pemilu yang lama, Hasto mengatakan pihaknya tetap optimis pembahasan RUU akan menemui titik terang.

Ia juga mengatakan waktu untuk mengupayakan hal tersebut masih cukup banyak. Ia menyatakan PDIP tetap meyakini ambang batas calon presiden atau presidential threshold harus tetap berada pada angka 20-25 persen.

WAJIB BACA :  Gerindra, PAN dan PKS Tolak Perppu Ormas, Tepuk Tangan Membahana!

PDIP akan mengupayakan RUU Pemilu selesai dibahas tanpa voting. PDP akan melobi partai-opartai lain denga memanfaatkan momen lebaran.

Baca Juga Berita Terkini: AHY Akan Diusung Partai Demokrat Di Pilpres 2019?

“Sebentar lagi kan Lebaran, ini juga momentum baik untuk halalbihalal, sehingga kami meyakini untuk membuka pikiran dan ruang kepentingan bagi bangsa dan negara secara bersama-sama,” ujar Hasto.

Ia menyebut Indonesia aalah negara demokrasi, sehingga musyawarah-mufakat harus dikedepankan. Sehingga sebisa mungkin voting dihindari. Seharusnya PDIP sudah menggelar pertemuan dengan Demokrat dan Gerindra, namun pertemuan tersebut akhirnya di tunda.

Pemerintah dan parpol pengusung pemerintah membuka ruang kerja sama dan dialog dengan parpol oposisi di luar pemerintahan.

WAJIB BACA :  Gerindra, PAN dan PKS Tolak Perppu Ormas, Tepuk Tangan Membahana!

Hingga 22 Juni 2017, pembahasan isu krusial dalam RUU Pemilu belum tuntas, terutama masalah ambang batas calon presiden. PDIP merupakan partai yang mengusulkan angka 20-25 persen, sementara Demokrat dan Gerindra bersikukuh di angka nol persen.

Baca Juga Partai Demokrat Ngotot Ambang Batas Calon Presiden Dihapus!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here