Karyawan Jarang Nongol, WordPress Terpaksa Tutup Kantor Megah Ini!

0
655
Wordpress
Copyright©s.w.org

Karyawan Jarang Nongol, WordPress Terpaksa Tutup Kantor Megah Ini!

Indowarta.com– Automatic, pemilik layanan blogging WordPress ini telah mempunyai kantor yang bagus di sebuah kawasan San Francisco, Amerika Serikat (AS). Namun sangat disayangkan bahwa kantor ini pun kini telah tutup karena karyawannya lebih suka berkerja secara remote ataupun dari jarak jauh saja.

Baca Juga Vivo Siapkan Ponsel Pintar Bertajuk Vivo X9s Plus Dengan Kamera Selfie Ganda!

Kantor ini sangatlah menarik. Kantor WordPress ini telah dibangun dari bekas gudang yang telah dirancang sedemikian rupa. Atapnya pun tingi dengan pintu bekas gudas yang sudah dimofikasi. Gedung ini telah berklokasi di 140 Hawthrone, San Francisco pada saat ini telah diiklankan oleh sang CEO yakni Matt Mullenweg untuk dijual. Mullenweg ini telah menyadari bahwa tidak cukup banyak karyawan yang menggunakan kantor tersebut.

Mullenweg mengatakan “Kami punya kantor di sana yang dibangun sekitar enam atau tujuh tahun lalu. Kondisinya bagus, namun tidak ada yang menggunakan. Hanya lima orang yang rutin ke kantor dengan luas sekitar 1400 meter persegi tersebut”.

Wordpress
Copyright©s.w.org

Tidak hanya kantor ini saja, Automattic ini juga mempunyai gudang yang serupa dengan Cape Town, Afrika Selatan dan Portland, Maine. WordPress sendiri telah memberikan pilihan kepada para 550 karyawannya untuk bisa berkerja dari luar kantor. Jika mereka ingin berkerja co working space atau kedai kopi seperti Starbucks, maka mereka kan diberikan insentif sebanyak USD 250 per bulannya.

Baca Juga Harga Vivo V5s Dibadrol Sebesar Rp 3,8 Juta!

Beberapa perusahaan teknologi yang lainnya pun juga memang yang mengadopsi budaya kerja remote alias kerja tidak harus di kantor. Walaupun begitu, tidak sedikit juga perusahaan yang mengharuskan para pegawainya untuk pergi ke kantor.

Contohnya adalah Yahoo yang pada tahun 2013 pada saat Marissa Mayer telah menjabat sebagai CEO yang dikenal dengan salah satu kebijakannya yang mengharuskan berkerja di kantor. Mayer mengatakan “Untuk hasil terbaik, kita perlu bekerja berdampingan”.

Yang terbaru ini yakni IBM yang telah dikenal sebagai pelopor budaya remote working ini pun justru memberitahukan ribuan karyawannya di Amerika Serikat untuk mulai berkerja di kantor.

baca juga : 

Vivo Siapkan Teknologi Kejutan di Ponsel Terbaru!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here